:strip_icc()/kly-media-production/medias/5405054/original/094579400_1762423083-Pramono_Anung_di_Balai_Kota.jpeg)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menginstruksikan jajarannya untuk memperindah area tanggul National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) di kawasan Ancol Barat, Jakarta Utara, dengan tujuan menjadikannya destinasi wisata gratis bagi masyarakat. Instruksi ini disampaikan Pramono Anung saat meninjau langsung pembangunan tanggul NCICD segmen Ancol (Paket 2) pada Jumat, 19 Desember 2025.
Menurut Pramono, kawasan tanggul tersebut memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan publik karena menawarkan pemandangan laut yang indah, sehingga sangat disayangkan jika tidak dimanfaatkan secara optimal. Rencananya, area tanggul tidak hanya akan berfungsi sebagai pengendali banjir rob, tetapi juga akan dipercantik dan dilengkapi dengan jalur lari atau jogging track.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga ingin memanfaatkan area ini sebagai sarana edukasi bagi anak-anak sekolah untuk belajar tentang laut dan upaya penanganan banjir rob yang dilakukan oleh Pemprov DKI. Untuk mewujudkan rencana ini, Pramono Anung telah memberikan izin kepada Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta untuk menjalin kerja sama dengan PT Pembangunan Jaya Ancol dalam melakukan penataan dan perbaikan kawasan tanggul.
Progres pembangunan tanggul NCICD di Ancol Barat sendiri telah mencapai lebih dari 95 persen untuk fase A sepanjang 2,1 kilometer. Secara keseluruhan, dari total panjang tanggul NCICD 28,2 kilometer yang menjadi tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta, saat ini telah terbangun sepanjang 11,82 kilometer. Sisa pembangunan sekitar 16,4 kilometer ditargetkan akan rampung secara bertahap melalui skema tahun jamak hingga tahun 2029. Proyek tanggul NCICD di segmen Ancol Seafront, dengan panjang 880 meter, ditargetkan selesai pada Desember 2025.