:strip_icc()/kly-media-production/medias/5449488/original/075615600_1766065319-Ledakan_Makassar.jpg)
Kepolisian telah memastikan bahwa ledakan yang mengguncang sebuah kafe di Jalan Sunu, Kelurahan Kalukuang, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, pada Kamis (18/12/2025) sore, berasal dari tabung gas. Insiden yang terjadi sekitar pukul 14.00 WITA ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerusakan material dan sempat mengejutkan warga sekitar.
Menurut Kepala Seksi Humas Polrestabes Makassar, AKP Wahiduddin, ledakan diduga kuat disebabkan oleh kebocoran pada tabung gas yang berada di dapur kafe tersebut. Pernyataan ini diperkuat oleh Kapolsek Tallo, Kompol Syamsuardi, yang menyebut dugaan awal ledakan bersumber dari tabung gas elpiji. Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, juga menegaskan bahwa tidak ditemukan bahan peledak lain di lokasi kejadian setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Meskipun ledakan tergolong kuat, yang mengakibatkan kaca dinding kafe pecah berantakan dan getarannya sempat dirasakan oleh warga sekitar hingga membuat rumah bergoyang, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Kerusakan material yang terjadi antara lain pada ventilasi kaca di bagian belakang bangunan kafe serta satu unit mobil berwarna merah yang terparkir di dekat kafe mengalami kerusakan ringan akibat terkena pecahan kaca.
Setelah menerima laporan, Tim Gegana dari Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sulawesi Selatan dan Tim Inafis segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan memastikan situasi aman. Saat ini, kafe yang menjadi lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti meledaknya tabung gas tersebut. Sejumlah saksi di lokasi telah dimintai keterangan guna mengetahui kronologi kejadian secara lebih rinci. Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana juga menyatakan bahwa tidak ada pihak yang diamankan dalam insiden ini karena tidak mengarah pada tindak pidana. Polisi mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha kuliner, untuk lebih berhati-hati dan rutin memeriksa instalasi serta tabung gas guna mencegah insiden serupa.