Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Polda Jatim Ungkap Fakta Keterlibatan Polisi di Pembunuhan Mahasiswi UMM

2025-12-18 | 19:37 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-18T12:37:33Z
Ruang Iklan

Polda Jatim Ungkap Fakta Keterlibatan Polisi di Pembunuhan Mahasiswi UMM

Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) telah membuka suara terkait dugaan keterlibatan oknum anggota Polres Probolinggo berinisial Bripka AS dalam kasus pembunuhan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Faradila Amalia Najwa (21). Bripka AS, yang merupakan kakak ipar korban, telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Jasad Faradila Amalia Najwa ditemukan oleh warga di parit tepi Jalan Desa Wonorejo, Pasuruan, pada Selasa pagi, 16 Desember 2025, sekitar pukul 06.30 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi kepala di bawah dan kaki di atas, masih mengenakan jaket hitam, celana krem, dan helm berwarna merah muda. Ayah korban, Ramlan, mengungkapkan kejanggalan pada helm yang dikenakan, karena bukan milik putrinya, dan menduga helm tersebut baru dibelikan di lokasi kejadian. Selain itu, ponsel dan tas milik korban juga tidak ditemukan di lokasi, memunculkan dugaan upaya pengaburan kejadian.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengonfirmasi bahwa anggota Polres Probolinggo, Bripka AS, telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim dan Bidang Propam Polda Jatim. Status AS sebagai terduga pelaku telah didapatkan dari hasil penyelidikan awal. Dalam waktu 1x24 jam setelah penangkapan, AS diperkirakan akan ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan bukti permulaan yang cukup.

Hasil autopsi menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, termasuk bekas cekikan di leher, pukulan di dahi, tekanan di bagian nadi, dan cubitan di paha. Kondisi ini menjadi petunjuk awal adanya indikasi pembunuhan.

Polda Jatim menduga bahwa pelaku pembunuhan Faradila Amalia Najwa tidak hanya satu orang. Kombes Jules Abraham Abast menyatakan bahwa penyidik masih melakukan pengembangan penyidikan dan penyelidikan untuk mencari kemungkinan adanya pelaku lain yang turut serta dalam tindak pidana tersebut.

Motif di balik pembunuhan ini masih dalam tahap pendalaman oleh kepolisian. Namun, ayah korban, Ramlan, mengungkapkan bahwa hubungan antara putrinya, Faradila, dan kakak iparnya, Bripka AS, sudah lama tidak harmonis bahkan bermusuhan. Konflik pribadi dan dugaan terkait harta menjadi beberapa spekulasi motif yang beredar, meskipun belum dikonfirmasi resmi oleh kepolisian.

Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk menangani kasus ini secara transparan, tuntas, dan secepat-cepatnya. Proses pidana akan menjadi prioritas utama, diikuti dengan penegakan sanksi kode etik terhadap personel kepolisian yang terlibat, sebagai bentuk menjaga marwah institusi dan kepercayaan publik. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sendiri telah menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.