:strip_icc()/kly-media-production/medias/5445707/original/072937700_1765862580-2564.jpg)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan renovasi kios pedagang yang terdampak kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, akan diselesaikan paling lama dalam waktu lima hari. Pernyataan ini disampaikan Pramono saat meninjau langsung lokasi kebakaran pada Selasa, 16 Desember 2025. Langkah cepat ini diambil untuk memastikan aktivitas perdagangan, khususnya pasokan kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru 2025, tidak terganggu.
Kebakaran hebat melanda Blok C2 Pasar Induk Kramat Jati pada Senin pagi, 15 Desember 2025, sekitar pukul 07.15 WIB. Peristiwa ini menghanguskan sebanyak 350 kios yang sebagian besar merupakan los buah. Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 6.196 meter persegi. Gubernur Pramono menyebutkan bahwa insiden tersebut diduga disebabkan oleh arus pendek listrik atau korsleting.
Sebanyak 121 pedagang menjadi korban langsung dari musibah ini. Pramono Anung menyatakan bahwa total kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp 10 miliar. Untuk meringankan beban para pedagang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyalurkan bantuan tunai sebesar Rp 5 juta kepada masing-masing dari 121 pedagang yang terdampak.
Selain itu, Perumda Pasar Jaya juga telah menyiapkan lokasi sementara bagi para pedagang untuk melanjutkan aktivitas jual beli mereka. Lokasi penampungan sementara ini berjarak sekitar 100 meter dari area yang terbakar. Gubernur Pramono menegaskan bahwa renovasi kios-kios yang terbakar akan ditanggung oleh pihak asuransi. Harapannya, dengan penanganan yang cepat dan komprehensif, para pedagang dapat segera beraktivitas normal kembali.