:strip_icc()/kly-media-production/medias/5218357/original/033685800_1747137380-20250513-Liburan_di_Ancol-HER_2.jpg)
Kunjungan wisatawan ke Taman Impian Jaya Ancol melonjak 30 persen pada momen Natal 2025 dibandingkan periode sebelumnya, dengan area pantai menjadi daya tarik utama bagi puluhan ribu pengunjung yang memadati kawasan tersebut. Tercatat 46.563 orang mengunjungi Ancol pada 25 Desember 2025, angka yang jauh melampaui target harian dan menunjukkan minat masyarakat yang tinggi terhadap destinasi rekreasi terbuka di tengah musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Lonjakan ini menandai pemulihan signifikan aktivitas pariwisata pascapandemi, dengan manajemen Ancol memprediksi puncak kunjungan akan terjadi pada malam pergantian tahun 31 Desember 2025.
Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko, menjelaskan bahwa peningkatan pengunjung Natal 2025 ini mencapai 46.563 orang, naik 30 persen dari 34.910 pengunjung pada Natal 2024. Angka tersebut melampaui target harian yang ditetapkan manajemen, yaitu 35.000 orang, bahkan jauh di atas target pertumbuhan enam persen yang semula dicanangkan untuk periode Nataru secara keseluruhan. Windriatmoko juga menegaskan bahwa kawasan pantai tetap menjadi destinasi favorit utama pengunjung, diikuti oleh unit rekreasi Dunia Fantasi (Dufan). Pengunjung memadati berbagai pantai seperti Pantai Festival, Pantai Lagoon, Pantai Karnaval, Pantai Ria, Pantai Indah Ancol, hingga Pantai Bande, banyak di antaranya memilih untuk berpiknik dan bermain air karena akses yang terjangkau.
Ancol Taman Impian telah mempersiapkan serangkaian program hiburan bertajuk "Liburan Penuh Ceria" yang berlangsung dari 21 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, mencakup acara musik, seni budaya, dan atraksi keluarga di seluruh unit rekreasi. Namun, sebagai bentuk empati dan dukacita atas bencana yang melanda wilayah Sumatra, manajemen Ancol memutuskan untuk meniadakan pertunjukan kembang api pada malam pergantian tahun 2026. Meskipun demikian, konser musik amal seperti Konser Peduli Sumatra di Pantai Carnaval yang menghadirkan Dewa 19 feat Ello dan musisi lainnya tetap akan diselenggarakan.
Antisipasi terhadap lonjakan pengunjung selama Nataru 2025/2026 telah menjadi fokus utama manajemen, dengan penerapan sistem Sentral Parkir dan pembatasan kendaraan pribadi ke area inti kawasan guna menekan kemacetan dan meningkatkan keselamatan. Petugas keamanan, termasuk penjaga pantai, juga disiagakan di sepanjang garis pantai untuk memastikan keselamatan pengunjung, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem. Daya tampung Ancol mampu menampung hingga 120.000 orang dalam satu waktu, memastikan kenyamanan meski jumlah pengunjung membludak.
Secara historis, Ancol juga mencatat lonjakan signifikan pada periode Nataru sebelumnya. Pada malam Tahun Baru 2024 (31 Desember 2023), Ancol mencatatkan jumlah pengunjung tertinggi pascapandemi dengan 140.000 orang. Pada hari pertama Tahun Baru 2024 (1 Januari 2024), sebanyak 108.000 orang memadati kawasan tersebut, dengan area pantai seperti Beach Pool dan Pantai Lagoon menjadi paling favorit karena luasnya area. Pada Natal 2023, Ancol mencatat 89.000 pengunjung pada H-1 Natal, dua kali lipat dari rata-rata akhir pekan biasa. Target keseluruhan untuk Nataru 2023/2024 adalah 600.000 pengunjung.
Peningkatan kunjungan ini mengindikasikan dampak positif terhadap perekonomian lokal Jakarta, terutama sektor pariwisata yang terus berupaya pulih dan berkembang. Data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menunjukkan bahwa momentum libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 berkontribusi Rp120 triliun terhadap perekonomian nasional. Tingginya antusiasme masyarakat untuk berlibur, didukung oleh beragam atraksi dan pengelolaan yang terencana, menempatkan Ancol sebagai salah satu motor penggerak pariwisata Jakarta selama periode liburan penting ini.