Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Kapolda Metro Kawal Ketat Arus Mudik Nataru dari Jantung Tol Cikunir Km 10

2025-12-22 | 12:50 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-22T05:50:21Z
Ruang Iklan

Kapolda Metro Kawal Ketat Arus Mudik Nataru dari Jantung Tol Cikunir Km 10

Inspektur Jenderal Polisi Karyoto, Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya, secara langsung memantau kepadatan arus lalu lintas mudik menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026) di titik krusial Kilometer 10 Tol Cikunir pada Senin, 22 Desember 2025. Peninjauan ini dilakukan di tengah prediksi puncak arus mudik yang jatuh pada hari ini, dengan jutaan kendaraan diproyeksikan meninggalkan Ibu Kota menuju berbagai tujuan di Jawa.

Pemantauan di Cikunir, salah satu simpul penting yang menghubungkan Tol Jakarta-Cikampek dengan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR), menjadi vital untuk memastikan kelancaran pergerakan kendaraan. Data terkini dari PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menunjukkan adanya lonjakan signifikan volume lalu lintas menuju wilayah timur Trans Jawa. Pada Kamis, 18 Desember, tercatat 32.802 kendaraan melintasi Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, meningkat 12,90% dari lalu lintas normal. Puncak arus mudik sendiri diproyeksikan terjadi pada 20, 22, dan 24 Desember 2025, sementara arus balik diperkirakan pada 28 Desember 2025 serta 2 dan 4 Januari 2026. Kementerian Perhubungan memperkirakan total 119,5 juta orang akan melakukan perjalanan selama periode Nataru 2025/2026, dengan sekitar 2,9 juta kendaraan diprediksi meninggalkan Jakarta.

Pihak kepolisian dan pemangku kepentingan terkait telah mengimplementasikan berbagai strategi rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Korps Lalu Lintas Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) telah menetapkan pemberlakuan skema lajur pasang surut (contraflow) dan sistem satu arah (one-way) secara situasional berdasarkan diskresi kepolisian. Contraflow di ruas Tol Jakarta-Cikampek telah dimulai sejak 19 Desember 2025, berlaku dari KM 47 hingga KM 70, dengan jadwal yang disesuaikan berdasarkan kondisi lapangan. Selain itu, seluruh pekerjaan konstruksi di sekitar ruas tol juga dihentikan sementara mulai 16 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 guna memaksimalkan kapasitas jalan.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi sebelumnya telah menekankan pentingnya manajemen lalu lintas yang intensif mengingat tingginya penggunaan mobil pribadi dan sepeda motor dalam pergerakan mudik Nataru. Prediksi puncak arus mudik pada 24 Desember 2025 menunjukkan mayoritas pemudik memilih jam keberangkatan antara pukul 07.00 hingga 09.59 WIB, menuntut pengaturan operasional terpadu di terminal, stasiun, bandara, dan pelabuhan.

Pengalaman dari periode mudik sebelumnya, seperti Lebaran 2025, menunjukkan bahwa keberadaan pimpinan di lapangan seperti Kapolda Metro Jaya dan Wakapolda Metro Jaya di titik-titik vital tol dapat memotivasi personel dan mempercepat respons terhadap dinamika lalu lintas. Kesiapan petugas gabungan di pos pengamanan sangat krusial untuk menghadapi potensi kemacetan dan menangani insiden yang mungkin terjadi. Tujuan utama dari seluruh upaya ini adalah memastikan pergerakan masyarakat berjalan aman, nyaman, dan lancar selama masa libur Nataru 2025/2026. Konsistensi dalam penerapan kebijakan dan koordinasi antarlembaga akan menjadi penentu efektivitas strategi ini dalam menghadapi gelombang mobilitas yang masif.