Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Wafatnya Undius Kogoya Akibat Sakit: Kilas Balik Kekejaman Komandan KKB Paling Dicari

2025-11-24 | 18:26 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-24T11:26:53Z
Ruang Iklan

Wafatnya Undius Kogoya Akibat Sakit: Kilas Balik Kekejaman Komandan KKB Paling Dicari

Undius Kogoya, pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Komando Daerah Pertahanan (Kodap) VIII Intan Jaya, Papua Tengah, dikabarkan meninggal dunia karena sakit pada Rabu, 22 Oktober 2025, sekitar pukul 15.00 WIT. Kogoya meninggal di Kampung Jae, Distrik Wandai, Kabupaten Intan Jaya. Kabar meninggalnya tokoh yang dikenal berbahaya dan paling dicari aparat keamanan ini telah dikonfirmasi oleh Kapolres Intan Jaya Kompol Sofian Samakori dan Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Faizal Ramadhani.

Sebelum meninggal dunia, Undius Kogoya bersama kelompoknya memiliki rekam jejak kejahatan yang panjang di wilayah Intan Jaya dan sekitarnya. Sejak tahun 2022, kelompok pimpinan Undius Kogoya tercatat terlibat dalam berbagai aksi penyerangan terhadap warga sipil dan aparat keamanan.

Sepanjang tahun 2025, kelompok Undius Kogoya tercatat melakukan 12 aksi kekerasan bersenjata yang mengakibatkan dua warga sipil meninggal dunia. Beberapa di antaranya adalah penembakan di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Intan Jaya pada 18 Maret 2025, yang melukai warga sipil Michael Wattimena. Selanjutnya, pada 25 Juli 2025, terjadi penembakan di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, yang mengakibatkan meninggalnya warga pendatang Joni Hendra. Kekejian kelompok ini berlanjut pada 8 Oktober 2025, ketika mereka diduga terlibat dalam penembakan karyawan PT TJP, Anselmus Arfin, hingga meninggal dunia di Kampung Dugusiga, Distrik Hitadipa.

Aksi mengerikan lainnya yang pernah dilakukan oleh KKB pimpinan Undius Kogoya termasuk pembakaran rumah dinas ASN Kabupaten Intan Jaya di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, pada 20 Januari 2024. Pada 30 Maret 2022, mereka membakar sekolah SD dan SMP di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, serta menganiaya guru dan pendeta di lokasi kejadian. Kelompok ini juga bertanggung jawab atas penyerangan Mapolsek Homeyo dan pembakaran gedung SDN Inpres Pogapa pada 30 April 2024, yang menewaskan Alexander Parapak, 20 tahun. Pada 22 Mei 2024, mereka melakukan penembakan dan pembakaran di Jalan Raya Madi, Kampung Uwibutu, Distrik Paniai Timur. Tak hanya itu, pada 11 Juni 2024, aksi penembakan dan pembakaran terhadap seorang sopir rental bernama Rusli beserta mobilnya terjadi di Kampung Timida, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Undius Kogoya juga dilaporkan terlibat dalam pembunuhan warga sipil, penembakan pesawat, dan pembakaran sejumlah alat berat di Intan Jaya.

Sebelum kematian Undius Kogoya, pada 15 Oktober 2025, Komando Operasi Habema Kogabwilhan III berhasil membebaskan Kampung Soanggama, Distrik Homeyo, dari penguasaan kelompok separatis tersebut, di mana 14 anggota KKB tewas tertembak.