Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Terkuak Nasib Undius Kogoya: Pimpinan KKB Dikabarkan Tewas?

2025-11-25 | 08:36 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-25T01:36:37Z
Ruang Iklan

Terkuak Nasib Undius Kogoya: Pimpinan KKB Dikabarkan Tewas?

Pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Undius Kogoya dikabarkan meninggal dunia karena sakit di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Kabar duka ini telah dikonfirmasi oleh Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani.

Undius Kogoya, yang dikenal sebagai pemimpin komando daerah (Kodap) VIII di wilayah Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, dilaporkan menghembuskan napas terakhir pada Rabu, 22 Oktober 2025, sekitar pukul 15.00 WIT. Ia meninggal di Kampung Jae, Distrik Wandai (juga disebut Wandi), Kabupaten Intan Jaya, setelah sebelumnya dilaporkan sempat berpindah-pindah lokasi dari Timika, ke Enarotali, dan kembali ke Intan Jaya sebelum jatuh sakit.

Undius Kogoya merupakan salah satu pimpinan KKB yang paling berbahaya dan dicari oleh aparat keamanan. Kelompoknya memiliki rekam jejak panjang dalam serangkaian aksi kekerasan dan kejahatan di Intan Jaya dan sekitarnya sejak tahun 2022. Sepanjang tahun 2025 saja, kelompok pimpinan Undius Kogoya tercatat bertanggung jawab atas 12 aksi kekerasan bersenjata yang mengakibatkan dua warga sipil meninggal dunia.

Di antara aksi kejahatan yang pernah dilakukan kelompok Undius Kogoya termasuk penembakan pada 18 Maret 2025 di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, yang melukai warga sipil bernama Michael Wattimena. Kemudian, pada 25 Juli 2025, penembakan di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, menewaskan seorang warga pendatang bernama Joni Hendra. Kekejaman kelompok ini berlanjut pada 8 Oktober 2025, dengan terlibat dalam penembakan karyawan PT TJP, Anselmus Arfin, hingga meninggal dunia di Kampung Dugusiga, Distrik Hitadipa. Selain menyasar warga sipil, kelompok ini juga kerap melancarkan serangan terhadap aparat TNI di Intan Jaya.

Sebelum meninggalnya Undius Kogoya, markas kelompoknya di Kampung Soanggama, Distrik Homeyo, Intan Jaya, berhasil direbut oleh pasukan TNI dalam operasi militer Satgas Komando Operasi (Koops) Habema Kogabwilhan III. Dalam operasi senyap tersebut, 14 anak buah Undius Kogoya dilaporkan tewas tertembak pada 15 Oktober 2025.