Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Strategi Jangka Panjang Semeru: BNPB Usulkan Pusat Evakuasi Terpadu di Lumajang

2025-11-26 | 12:05 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-26T05:05:03Z
Ruang Iklan

Strategi Jangka Panjang Semeru: BNPB Usulkan Pusat Evakuasi Terpadu di Lumajang

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, mengusulkan pembangunan pos pengungsian terpusat yang bersifat multifungsi di Kabupaten Lumajang sebagai bagian dari strategi mitigasi jangka panjang erupsi Gunung Semeru. Usulan ini disampaikan Suharyanto saat meninjau Desa Supiturang dan Pos Pengungsian SMPN 2 Pronojiwo, Lumajang, pada Selasa, 25 November 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Letjen Suharyanto menekankan pentingnya langkah-langkah strategis untuk mitigasi pasca-erupsi Semeru. Pos pengungsian terpusat yang diusulkan dirancang agar dapat digunakan sepanjang tahun untuk berbagai aktivitas masyarakat, namun tetap menjadi lokasi evakuasi yang aman saat terjadi bencana. Konsep ini mengadopsi praktik serupa yang telah diterapkan di kawasan Gunung Merapi, di mana fasilitas pengungsian dilengkapi dengan sarana untuk ternak, logistik, dan berbagai kegiatan warga, sehingga proses evakuasi menjadi lebih tertata dan risiko bencana dapat diminimalkan.

"Tempat pengungsian terpusat yang terintegrasi akan memastikan warga dapat mengungsi dengan cepat, aman, dan nyaman. Infrastruktur siap, proses penanganan bencana berjalan lebih efektif, serta mitigasi risiko jangka panjang dapat diterapkan," ujar Suharyanto.

Selain itu, Kepala BNPB juga menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap potensi erupsi tahunan, terutama bagi warga yang tinggal di "zona merah", yaitu kawasan yang tidak direkomendasikan untuk pemukiman karena tingkat risikonya yang tinggi. Menurutnya, penempatan warga di lokasi aman merupakan langkah paling krusial dalam upaya penyelamatan jiwa, meskipun edukasi dan dialog tetap diperlukan agar masyarakat memahami risiko dan prosedur evakuasi. Catatan historis menunjukkan bahwa erupsi Semeru hampir selalu terjadi pada November hingga Desember sejak tahun 2020, dengan skala yang bervariasi. Relokasi strategis yang telah dilakukan sebelumnya terbukti berhasil mengurangi risiko korban.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyambut positif saran dari BNPB dan menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap rencana pembangunan pengungsian terpusat ini. "Fasilitas ini tidak hanya menjadi tempat aman saat bencana, tetapi juga dapat dimanfaatkan sepanjang tahun untuk kegiatan masyarakat. Ini bagian dari strategi mitigasi yang berkelanjutan dan memastikan keselamatan warga tetap prioritas utama,” jelas Bupati. Indah juga menekankan pentingnya koordinasi lintas lembaga, mulai dari BNPB, pemerintah daerah, TNI, hingga Polri, untuk memastikan kesiapsiagaan, evakuasi, pemulihan, dan edukasi masyarakat berjalan efektif.