:strip_icc()/kly-media-production/medias/5423649/original/034302900_1764070963-Truk_DLH_Sukabumi_kecelakaan.jpg)
Sebuah truk pengangkut sampah milik Pemerintah Kabupaten Sukabumi terguling di ruas Jalan Palabuhanratu–Cikembar, tepatnya di Tanjakan Baeud, Kampung Baeud, RT 01/02, Desa Warungkiara, Kecamatan Warungkiara pada Selasa (25/11/2025) sekitar pukul 08.45 WIB. Insiden tunggal ini menyebabkan arus lalu lintas sempat tersendat sebelum akhirnya berhasil dievakuasi.
Truk dengan nomor polisi F 8339 U tersebut dikemudikan oleh Akusmawan (44), warga Desa Cijambe, Kecamatan Cikidang. Akusmawan sedang dalam perjalanan dari Palabuhanratu menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cimenteng di Cikembar dengan membawa muatan penuh sampah.
Kapolsek Warungkiara, AKP R. Panji Setiadji, menjelaskan bahwa kecelakaan ini diduga kuat akibat kombinasi kondisi jalan yang menantang dan faktor muatan berlebih. Berdasarkan keterangan, kondisi jalan di lokasi kejadian berupa tanjakan dengan tikungan tajam ke kanan, permukaan jalan yang miring, dan terdapat sejumlah lubang. Sopir truk, Akusmawan, mengaku kehilangan kendali saat berusaha menghindari lubang di jalan yang menanjak dan miring tersebut. AKP Panji juga menambahkan bahwa faktor Over Dimension dan Over Load (ODOL) atau muatan melebihi kapasitas turut menjadi salah satu penyebab insiden ini.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Akusmawan sendiri selamat tanpa mengalami cedera serius. Namun, bagian depan kanan truk mengalami kerusakan ringan dengan taksiran kerugian materi sekitar Rp3 juta. Selain itu, solar sempat berceceran di jalan.
Petugas kepolisian dari Polsek Warungkiara segera tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengatur arus lalu lintas yang sempat terganggu. Sistem buka tutup jalan diterapkan untuk mengurai kemacetan karena posisi truk yang terguling menutupi sebagian badan jalan. Setelah upaya evakuasi selesai dilakukan terhadap truk dan muatan sampah, arus lalu lintas di Jalan Palabuhanratu–Cikembar kembali normal. Pihak kepolisian mengimbau para pengendara, khususnya yang membawa muatan berat, agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur rawan kecelakaan seperti Tanjakan Baeud, serta memastikan kondisi kendaraan layak jalan dan tidak melebihi kapasitas muatan.