:strip_icc()/kly-media-production/medias/3193639/original/026204500_1596010570-Foto_01.jpg)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung telah meningkatkan kesiapsiagaan operasional jelang masa Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), dengan menyiagakan ratusan personel di titik-titik rawan bencana di sepanjang jalur kereta api. Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya curah hujan tinggi, yang diprediksi masih akan melanda Jawa Barat di akhir tahun nanti, yang berpotensi memengaruhi keselamatan perjalanan kereta api.
Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyatakan bahwa pihaknya telah meningkatkan kewaspadaan secara maksimal. Daop 2 Bandung mengidentifikasi 53 daerah pantauan khusus (Dapsus) yang rawan terhadap bencana seperti banjir, longsor, ataupun gugusan tanah. Untuk menjaga titik-titik tersebut, KAI menerjunkan 283 petugas yang akan menempati lokasi secara bergantian, ditambah 109 petugas ekstra sebagai penguatan, terutama pada jam-jam rawan dan saat curah hujan meningkat. Petugas-petugas ini akan berjaga selama 24 jam untuk memastikan gangguan perjalanan kereta dapat diantisipasi lebih cepat.
Dalam mendukung kelancaran operasional selama periode Nataru 2025/2026, yang akan berlangsung dari 19 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, Daop 2 Bandung juga telah menyiapkan 30 lokomotif yang seluruhnya berada dalam kondisi siap operasi. Pemeriksaan rutin pada sarana dan prasarana dilakukan secara berkala untuk memastikan keandalan seluruh fasilitas. Selain itu, upaya perbaikan prasarana seperti pembersihan drainase, pembuatan pancangan paku alam dan talud penahan tanah, serta pembuatan pemecah aliran sungai terus dilakukan untuk memitigasi risiko bencana. Kesiapan armada dan infrastruktur ini menjadi elemen penting mengingat volume perjalanan kereta api diperkirakan akan meningkat signifikan pada puncak liburan mendatang.
Daop 2 Bandung berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan terbaik serta memastikan keselamatan, ketertiban, dan kenyamanan pelanggan selama perjalanan.