Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Blora Gempar: Ratusan Siswa SMPN 1 Mendadak Mual Diare Diduga Keracunan MBG, Puluhan Dirawat di RS

2025-11-26 | 18:50 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-26T11:50:52Z
Ruang Iklan

Blora Gempar: Ratusan Siswa SMPN 1 Mendadak Mual Diare Diduga Keracunan MBG, Puluhan Dirawat di RS

Ratusan siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Blora mendadak mengalami mual, pusing, dan diare hebat setelah diduga mengonsumsi Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan pada Selasa, 25 November 2025. Insiden keracunan massal ini menyebabkan setidaknya 204 siswa dari total 955 siswa melaporkan keluhan serupa, dengan puluhan di antaranya harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Detasemen Kesehatan Tentara (RS DKT) Blora.

Gejala mulai muncul secara bertahap pada Selasa malam, setelah para siswa pulang sekolah, dan terus berlanjut hingga Rabu, 26 November 2025. Koordinator Penanggung Jawab MBG SMPN 1 Blora, Wahyu Yuli, menjelaskan bahwa dari 204 siswa yang terdampak, 20 di antaranya masih menjalani perawatan di RS DKT Blora. Meskipun sebagian besar dalam kondisi membaik, dua siswa dilaporkan memerlukan rawat inap, sementara sisanya dirawat jalan. Para siswa mengeluhkan sakit perut, lemas, dan diare berulang, bahkan ada yang mengalami buang air besar hingga 10 kali.

Salah satu siswa kelas IX, Chelos, menceritakan bahwa ia mulai merasakan sakit perut dan lemas sepulang sekolah pada Selasa sore, yang berlanjut hingga malam dan keesokan harinya. Siswa lain, Zoe Zevana, dari kelas VIII, juga merasakan mual dan lemas setelah mengonsumsi menu MBG. Menurut Zoe, menu sayur yang dimakan memiliki aroma dan tekstur yang tidak biasa, seperti berlendir. Menu MBG pada hari itu dilaporkan terdiri dari nasi, olahan ayam (diduga rica ayam), wortel, pakcoy, dan melon. Beberapa siswa mencurigai adanya keanehan pada melon atau sayuran.

Menanggapi insiden ini, pihak sekolah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Blora segera melakukan investigasi. Sampel makanan telah diambil untuk memastikan penyebab pasti keracunan massal tersebut. Wakil Bupati Blora yang juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Blora, Sri Setyorini, menyampaikan keprihatinannya dan segera memerintahkan pengecekan total terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan menu MBG. Pengecekan mencakup keseluruhan proses, termasuk kualitas air. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait temuan ini.

Sebagai langkah mitigasi, Kepala SMPN 1 Blora, Ainur Rofiq, memutuskan untuk menarik seluruh paket MBG yang akan disajikan pada Rabu, 26 November 2025. Sebanyak 933 porsi MBG ditarik oleh SPPG Karangjati. Ketua Komisi D DPRD Blora, Subroto, mendesak agar ada sanksi tegas bagi SPPG yang terbukti lalai, untuk memberikan efek jera dan mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari. Kondisi para siswa terus dipantau oleh pihak sekolah dan tenaga medis, sembari menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut untuk menguak sumber penyebab keracunan massal ini.