Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Wali Kota Bandung Imbau Nobar Laga Persib vs Persija, Cegah GBLA Membludak

2026-01-10 | 10:56 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-10T03:56:29Z
Ruang Iklan

Wali Kota Bandung Imbau Nobar Laga Persib vs Persija, Cegah GBLA Membludak

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menginstruksikan seluruh kecamatan di wilayahnya untuk menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta yang akan berlangsung pada Minggu, 11 Januari 2026, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Langkah ini diambil sebagai strategi mitigasi serius terhadap potensi kepadatan massa dan penumpukan suporter Bobotoh di sekitar area stadion, mengingat seluruh tiket pertandingan telah habis terjual sejak beberapa minggu lalu. Selain imbauan nobar, Farhan juga secara tegas melarang segala bentuk konvoi atau pawai di jalanan, baik dalam euforia kemenangan maupun kekalahan, demi menjaga ketertiban dan keamanan publik.

Keputusan ini mencerminkan kekhawatiran yang mendalam terhadap sejarah rivalitas panjang antara Persib Bandung dan Persija Jakarta, yang dikenal sebagai "El Clasico" sepak bola Indonesia. Rivalitas ini seringkali diwarnai ketegangan tinggi dan insiden keamanan serius, bahkan telah merenggut nyawa beberapa suporter di masa lalu. Insiden tragis seperti tewasnya Haringga Sirla di GBLA pada September 2018 dan Ricko Andrean pada Juli 2017 menjadi pengingat pahit akan dampak destruktif dari bentrokan antarsuporter. Tingginya antusiasme suporter, meskipun merupakan wujud dukungan fanatik, memerlukan pengelolaan yang cermat untuk mencegah eskalasi kekerasan.

Stadion GBLA sendiri memiliki kapasitas 38.000 kursi penonton. Dengan seluruh tiket yang telah ludes, potensi Bobotoh yang tidak memiliki tiket untuk tetap memaksa datang ke area stadion menjadi ancaman nyata terhadap kapasitas dan infrastruktur keamanan. Untuk mengatasi hal ini, sebanyak 3.000 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait akan dikerahkan untuk mengamankan jalannya pertandingan, dengan melakukan pemeriksaan berlapis di sejumlah titik sebelum penonton memasuki stadion. Kepolisian juga telah mengimbau suporter Persija Jakarta, The Jakmania, untuk tidak datang ke GBLA sesuai regulasi larangan suporter tim tamu dalam laga tandang.

Pj Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, turut menginstruksikan kepala daerah di 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat untuk memfasilitasi kegiatan nobar sebagai strategi desentralisasi massa. Ini menunjukkan koordinasi lintas wilayah untuk memastikan bahwa antusiasme tidak berujung pada kekacauan. Upaya ini bukan sekadar respons situasional, melainkan refleksi dari pembelajaran panjang dalam pengelolaan acara berskala besar yang melibatkan massa fanatik. Implikasi jangka panjang dari kebijakan semacam ini adalah dorongan menuju budaya suporter yang lebih dewasa dan bertanggung jawab, di mana dukungan terhadap tim kesayangan tidak mengorbankan keamanan dan ketertiban umum. Melalui inisiatif nobar yang terpusat di berbagai kecamatan dan bahkan di Balai Kota Bandung, pemerintah daerah berupaya menyalurkan energi suporter secara positif, mengubah potensi kerumunan menjadi perayaan bersama yang aman. Ini juga menjadi ujian bagi kemampuan pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk menyeimbangkan semangat kompetisi olahraga dengan kebutuhan mendasar akan stabilitas sosial di tengah masyarakat.