Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Geger Sukabumi: Kaki Bocah Terborgol Misterius Saat Asyik Main di Sungai

2026-01-22 | 01:24 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-21T18:24:50Z
Ruang Iklan

Geger Sukabumi: Kaki Bocah Terborgol Misterius Saat Asyik Main di Sungai

Seorang bocah laki-laki berusia lima tahun di Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, mengalami insiden mengejutkan pada Selasa, 20 Januari 2026, ketika pergelangan kaki kanannya terkunci oleh borgol besi berkarat yang ditemukannya saat bermain di tepi sungai. Natan, warga Kampung Pintu Air, Kelurahan Palabuhanratu, tanpa sengaja mengunci kakinya sendiri dengan borgol usang tersebut, memicu kepanikan orang tua dan respons cepat dari tim penyelamat.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 08.51 WIB, ketika Natan asyik bermain di aliran sungai dekat rumahnya. Rasa penasaran khas anak-anak mendorongnya untuk mencoba borgol tua yang ditemukan di lokasi, hingga alat penjepit logam itu mengunci rapat pergelangan kakinya. Orang tua Natan, Wina dan Asep (sumber lain menyebutkan Dewi dan Asep), yang menyadari kondisi anaknya, segera membawa Natan ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Pos 1 Palabuhanratu untuk meminta bantuan darurat.

Komandan Pos 1 Palabuhanratu, Aceng Ismail, membenarkan laporan tersebut, menyebutnya sebagai insiden penyelamatan manusia yang tidak biasa. Petugas Damkar segera bertindak. Menariknya, tim penyelamat memilih teknik pelepasan manual menggunakan seutas kawat tipis daripada menggunakan mesin pemotong gerinda yang bising. Keputusan ini diambil untuk menghindari risiko trauma psikologis pada anak akibat suara dan percikan api. Dalam waktu sekitar lima menit, borgol berhasil dilepaskan, dan Natan dipastikan dalam kondisi sehat tanpa luka di kakinya.

Aceng Ismail mengonfirmasi bahwa borgol yang mengunci kaki Natan bukanlah perlengkapan resmi aparat keamanan, melainkan sebuah barang rongsokan yang kondisinya sudah sangat usang dan berkarat, dengan mekanisme internal macet total akibat korosi serta kunci aslinya entah di mana. Kejadian ini menyoroti risiko tersembunyi dari benda-benda tak terduga yang sering kali terabaikan di lingkungan publik, terutama di area seperti sungai yang kerap menjadi tempat bermain anak-anak. Insiden semacam ini bukan yang pertama kali memerlukan intervensi Damkar; laporan sebelumnya menunjukkan adanya beberapa kasus serupa di wilayah lain di mana warga secara tidak sengaja terperangkap oleh borgol dan memerlukan bantuan evakuasi.

Peristiwa ini menggarisbawahi urgensi pengawasan yang lebih ketat dari orang tua terhadap aktivitas anak-anak mereka, khususnya saat bermain di area terbuka seperti tepi sungai. Pihak Damkar Kabupaten Sukabumi telah mengimbau para orang tua agar lebih waspada. Lebih jauh, insiden ini juga memunculkan pertanyaan tentang pengelolaan sampah dan barang bekas di lingkungan perairan, serta potensi bahaya yang ditimbulkannya bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak. Meskipun insiden ini berakhir tanpa cedera serius, keberadaan objek asing yang berpotensi membahayakan di ruang publik menuntut perhatian lebih dari pemerintah daerah dan komunitas untuk menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan secara berkelanjutan.