Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Bupati Brebes Rayakan Tahun Baru dengan Berbagi Kebahagiaan Bersama Disabilitas

2026-01-01 | 20:42 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-01T13:42:26Z
Ruang Iklan

Bupati Brebes Rayakan Tahun Baru dengan Berbagi Kebahagiaan Bersama Disabilitas

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma memilih merayakan pergantian Tahun Baru 2026 dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga kurang mampu dan penyandang disabilitas di berbagai penjuru wilayah Brebes, Jawa Tengah, sejak Rabu malam, 31 Desember 2025, hingga dini hari Kamis, 1 Januari 2026. Aksi 'door-to-door' ini merupakan manifestasi kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat rentan, alih-alih menggelar perayaan pesta kembang api yang lazim dilakukan.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Paramitha bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Brebes menyalurkan bantuan langsung berupa paket sembako, uang tunai, serta perlengkapan dasar. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan materiil, tetapi juga berfungsi sebagai ruang dialog langsung antara pemerintah dan masyarakat untuk menyerap aspirasi. "Perayaan Tahun Baru bukan hanya tentang kegembiraan semata, tetapi juga tentang kepedulian terhadap sesama. Warga kurang mampu dan penyandang disabilitas adalah bagian penting dari masyarakat Brebes yang patut kita jaga dan bantu," ujar Paramitha di sela kegiatannya.

Langkah Bupati Paramitha ini mencerminkan komitmen berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Brebes terhadap inklusi dan kesejahteraan penyandang disabilitas. Sebelumnya, pada peringatan Hari Disabilitas Nasional, 11 Desember 2025, Pemkab Brebes menyerahkan 41 alat bantu kesehatan, termasuk 22 kursi roda standar, 2 kursi roda anak, 1 kursi roda standar 3-in-1, 1 kursi roda cerebral palsy (CP), 13 alat bantu dengar, dan 2 walker. Penyerahan ini merupakan upaya untuk mendukung aktivitas sehari-hari, meningkatkan kemandirian, dan memperbaiki kualitas hidup para penerima. Pada 9 Oktober 2025, sebanyak 150 penyandang disabilitas di Brebes juga menerima Bantuan Sosial (Bansos) berupa paket Usaha Ekonomi Produktif (UEP) senilai Rp 1 juta per orang, yang bertujuan sebagai modal awal peningkatan kemampuan dan kemandirian ekonomi.

Kabupaten Brebes sendiri menghadapi tantangan signifikan dalam memenuhi kebutuhan penyandang disabilitas. Pada tahun 2022, masih terdapat 231 pemohon kursi roda yang masuk daftar tunggu setelah 123 kursi roda berhasil disalurkan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cilacap pada 3 Desember 2024 menunjukkan bahwa Brebes memiliki persentase disabilitas intelektual tertinggi kedua di Jawa Tengah, yakni sebesar 6,03 persen. Rekap data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Brebes tahun 2023 mencatat 970 individu dengan disabilitas fisik, 314 dengan disabilitas sensorik (penglihatan), dan 418 dengan gangguan jiwa.

Keputusan Bupati Paramitha untuk mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang berorientasi sosial ini menandai pergeseran penekanan dari kemeriahan semata menuju empati dan tanggung jawab sosial. Respons publik terhadap aksi ini terlihat positif, dengan unggahan foto dan video kegiatan yang menjadi viral di media sosial dan memicu ribuan komentar apresiasi. Pendekatan ini tidak hanya menggarisbawahi upaya nyata dalam mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi, tetapi juga membentuk narasi baru tentang bagaimana pemimpin daerah berinteraksi dengan warganya, terutama mereka yang paling membutuhkan. Langkah ini berpotensi menjadi model bagi pemerintahan daerah lain untuk mengintegrasikan kegiatan kemanusiaan ke dalam agenda resmi, memperkuat ikatan antara pemerintah dan rakyat, serta mendorong terciptanya masyarakat yang lebih inklusif dan berdaya di masa depan.