:strip_icc()/kly-media-production/medias/5433700/original/051494000_1764864367-Banjir_Bandung.jpg)
Banjir luapan sungai merendam kawasan wisata Lembah Curugan Gunung Putri di Kampung Curugan, Desa Mukapayung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Kamis, 4 Desember 2025 sore. Peristiwa ini terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi selama beberapa waktu, menyebabkan debit air Sungai Cibitung dan Sungai Ciputri meningkat drastis hingga meluap.
Kepala Pelaksana BPBD Bandung Barat, Asep Sehabudin, membenarkan kejadian tersebut, menjelaskan bahwa luapan air sungai menggenangi objek wisata yang memang terletak persis di tepi aliran sungai. Kondisi geografis Lembah Curugan Gunung Putri menjadikannya rentan terhadap banjir karena sistem drainase alami dan badan sungai tidak mampu menampung volume air saat hujan berkepanjangan. Air keruh berwarna cokelat terlihat mengalir deras dan memenuhi sebagian besar fasilitas wisata.
Selain merendam objek wisata, banjir luapan ini juga menggenangi sekitar lima hektare lahan persawahan yang digarap warga di sekitar bantaran sungai. Lahan sawah tersebut diketahui merupakan aset milik Indonesia Power (IP).
Meskipun demikian, BPBD Bandung Barat memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini dan luapan air tidak berdampak langsung pada permukiman warga, sebab jaraknya cukup jauh dari bibir sungai. Tim BPBD segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal dan pendataan. Kerugian materiil pada fasilitas wisata dan lahan pertanian diperkirakan cukup signifikan, namun rincian angkanya masih dalam proses pendataan oleh pihak kepolisian bersama perangkat desa.
Air dilaporkan mulai surut sekitar pukul 16.30 WIB. Kapolsek Cililin, AKP D.M.S Andriani, dalam laporannya menjelaskan bahwa pihaknya masih memantau kondisi aliran sungai dan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mengantisipasi potensi banjir susulan.
Masyarakat di Kabupaten Bandung Barat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi lainnya, seperti banjir susulan dan longsor, mengingat Kabupaten Bandung Barat termasuk wilayah yang rentan dan cuaca di wilayah tersebut masih berpotensi hujan lebat dalam beberapa hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di Bandung Raya dan Jawa Barat.