Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Visi Pertahanan Prabowo: 200 Helikopter Segera Perkuat Armada Udara RI

2025-12-05 | 22:09 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-05T15:09:19Z
Ruang Iklan

Visi Pertahanan Prabowo: 200 Helikopter Segera Perkuat Armada Udara RI

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana ambisius untuk mendatangkan sebanyak 200 unit helikopter baru ke Indonesia, dengan pengadaan yang akan dimulai pada Januari 2026. Pernyataan ini disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Partai Golongan Karya (Golkar) di Istora Senayan, Jakarta, pada Jumat (5/12/2025).

Rencana tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat kemampuan penanganan bencana dan pertahanan negara. Presiden Prabowo mengawali pernyataannya dengan mengapresiasi kecepatan respons pemerintah dalam menghadapi bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang mana negara telah mampu mengerahkan 50 helikopter untuk bergerak cepat di daerah musibah.

"Mungkin beberapa bulan, beberapa tahun yang lalu tidak ada yang bisa perkirakan bahwa negara kita mampu mengerahkan 50 helikopter. 50 helikopter sekarang sedang bergerak di daerah musibah," ujar Prabowo.

Sebagai langkah tindak lanjut, Presiden Prabowo juga berencana menambah lima helikopter baru lagi untuk membantu penanganan di tiga provinsi terdampak bencana tersebut. Lebih lanjut, ia mengumumkan rencana pengadaan besar-besaran ini akan dimulai pada awal tahun depan.

"Saya sudah perintahkan mulai Januari tahun depan dan seterusnya, kita akan datangkan 200 helikopter di Republik Indonesia ini," imbuhnya.

Presiden Prabowo menjelaskan bahwa pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi tantangan ke depan, termasuk realitas geografis Indonesia yang berada di "ring of fire" dan rentan bencana. Ia menyoroti bahwa pengadaan alutsista bukan semata untuk pertahanan, tetapi juga kebutuhan mendesak dalam menghadapi musibah.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo turut menyinggung pihak-pihak elite yang bersikap skeptis dan meragukan kebijakan pembelian alutsista pemerintah. "Untuk apa Prabowo beli alutsista banyak-banyak untuk apa? Saudara-saudara bangsa kita berada dalam sesuatu yang disebut dalam lingkaran api, the ring of fire," tegasnya.

Prabowo menegaskan bahwa pemimpin harus mampu melihat jauh ke depan dan mempersiapkan negara menghadapi skenario terburuk. "Kalau ada bencana, kalau ada musibah, kalau ada perang sekali pun, kita tidak bisa datang ke suatu toko beli helikopter," katanya.

Sebelumnya, pemerintah juga telah mendatangkan sejumlah alutsista modern, termasuk lima pesawat Hercules terbaru jenis C-130J dan pesawat angkut Airbus A400. Pada tahun 2023, Kementerian Pertahanan di bawah Prabowo Subianto juga telah menandatangani perjanjian pengadaan 24 helikopter Sikorsky S-70M Black Hawk untuk memperkuat armada TNI.