Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Terungkap! Pemerkosa Difabel Tewas di Gowa Ternyata Residivis Kambuhan, Bebas Cuma 15 Hari

2025-12-05 | 21:55 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-05T14:55:44Z
Ruang Iklan

Terungkap! Pemerkosa Difabel Tewas di Gowa Ternyata Residivis Kambuhan, Bebas Cuma 15 Hari

Seorang pria terduga pemerkosa perempuan difabel di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, berinisial A (47), tewas setelah diamuk massa dan jasadnya diseret menggunakan sepeda motor keliling kampung. A diketahui merupakan residivis yang baru saja bebas dari penjara melalui program pembebasan bersyarat sekitar 15 hari sebelumnya, pada Sabtu, 15 November 2025.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu, 3 Desember 2025, setelah A diburu warga selama empat hari akibat dugaan tindak pidana pencurian dan kekerasan seksual. Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman membenarkan insiden pengeroyokan yang berujung kematian terduga pelaku. A ditemukan di Dusun Taipakodong, Desa Rappolemba, Kecamatan Tompobulu, setelah sebelumnya bersembunyi di hutan kaki Gunung Lompo Battang.

Menurut keterangan warga dan aparat, A dilaporkan melakukan pencurian laptop di Desa Rappoala dan menganiaya serta memperkosa seorang perempuan penyandang disabilitas berinisial T (37) di Desa Rappolemba pada Minggu, 30 November 2025. Aksi ini memicu kemarahan ribuan warga yang kemudian memburu dan menghakiminya. Setelah dihakimi massa hingga tewas, jasad A kemudian diikat dan diseret sejauh sekitar lima kilometer dari perbatasan Desa Rappoala menuju Desa Rappolemba hingga Kelurahan Cikoro menggunakan sepeda motor. Tak hanya itu, alat kelamin A juga disebut dipotong oleh warga.

Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman menjelaskan bahwa A adalah residivis yang meresahkan dan setelah bebas kembali melakukan pencurian serta kekerasan seksual di dua lokasi sekaligus. Upaya kepolisian untuk mengevakuasi pelaku sempat terhambat karena ribuan warga memblokade akses menuju lokasi kejadian. Pihak kepolisian saat ini memastikan situasi di lokasi sudah kondusif dan telah melakukan olah TKP serta wawancara sejumlah saksi. Korban pemerkosaan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit. Video mengenai insiden penyeretan jasad A viral di media sosial, menimbulkan perbincangan luas di masyarakat.