Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Tahun Baru: Ragunan Diprediksi Banjir 80 Ribu Pengunjung

2025-12-25 | 20:53 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-25T13:53:10Z
Ruang Iklan

Tahun Baru: Ragunan Diprediksi Banjir 80 Ribu Pengunjung

Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR) memproyeksikan lonjakan signifikan jumlah pengunjung yang mencapai 80.000 orang pada momen perayaan Tahun Baru 2026, dengan puncak keramaian diperkirakan pada 1 Januari 2026. Prediksi ini mencerminkan peran berkelanjutan Ragunan sebagai salah satu destinasi wisata edukasi dan rekreasi terpopuler serta terjangkau di Jakarta, yang konsisten menarik puluhan ribu massa saat liburan panjang. Kepala Humas TMR, Wahyudi Bambang, mengonfirmasi angka tersebut, yang didasarkan pada tren kunjungan tahun sebelumnya yang melebihi ekspektasi.

Secara historis, Taman Margasatwa Ragunan selalu menjadi magnet bagi warga Jakarta dan sekitarnya saat libur akhir tahun. Pada Tahun Baru 2025 lalu, TMR mencatat 98.978 pengunjung, melampaui target 80.000 orang yang ditetapkan. Angka ini bahkan sempat menyentuh 119.000 pada periode yang sama. Demikian pula, pada perayaan Natal 2025, Ragunan diperkirakan menarik 50.000 pengunjung, meningkat dari 48.000 pada Natal tahun sebelumnya. Kepadatan pengunjung juga terlihat pada libur Tahun Baru 2024 dengan lebih dari 90.000 orang memadati area kebun binatang. Rata-rata kunjungan pada hari kerja berkisar antara 3.000 hingga 5.000 orang, sementara pada hari libur dapat melonjak hingga 15.000 sampai 40.000 orang.

Menyikapi proyeksi lonjakan ini, Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan di bawah kepemimpinan Endah Rumiyati telah mengimplementasikan serangkaian langkah mitigasi komprehensif. Pengelola menyiapkan lebih dari 10 titik lokasi parkir di dalam kawasan, dengan kapasitas menampung hingga 6.000 mobil dan 12.000 motor. Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama Kepolisian RI turut menyusun skema rekayasa lalu lintas situasional, termasuk penerapan sistem satu arah (one way) dan buka-tutup jalan di akses-akses krusial menuju Ragunan, serta mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan transportasi umum guna mengurangi kepadatan.

Dari sisi operasional, TMR memperpanjang jam layanan mulai 25 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, membuka gerbang satu jam lebih awal pada pukul 06.00 WIB dan menutupnya pada 16.30 WIB. Sebanyak 694 petugas internal dikerahkan untuk menjamin pelayanan optimal, didukung oleh 60 personel Polri, 40 TNI, 15 Satpol PP, 15 Dishub, serta masing-masing 6 personel dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pemadam Kebakaran, guna memperkuat aspek keamanan dan kenyamanan pengunjung. Selain itu, Ragunan menyiapkan atraksi khusus bertajuk "Feeding Animal" dengan nuansa Natal dan Tahun Baru di berbagai kandang seperti Pusat Primata Schmutzer, jerapah, harimau Sumatra, kudanil, pelikan, gajah Sumatra, dan buaya muara.

Meski demikian, implikasi dari keramaian masif ini membutuhkan perhatian serius. Wahyudi Bambang menekankan pentingnya menjaga ketertiban pengunjung untuk tidak berteriak, tidak memberi makan satwa secara sembarangan, menjaga jarak aman dari kandang, dan mematuhi arahan petugas di lapangan, mengingat satwa adalah makhluk hidup yang sensitif dan dapat mengalami stres akibat gangguan. Pengelola juga terus mengingatkan bahwa Ragunan merupakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Tingginya animo masyarakat terhadap Ragunan juga mengindikasikan kebutuhan akan ruang publik rekreasi yang terjangkau di Jakarta, sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk meningkatkan sektor pariwisata. Di tengah optimisme peningkatan kunjungan wisatawan, tantangan dalam mengelola arus massa yang besar, menjaga kesejahteraan satwa, dan memastikan keberlanjutan lingkungan tetap menjadi prioritas utama bagi pengelola TMR. Upaya ini akan membentuk preseden bagi strategi pariwisata urban Jakarta di masa mendatang, terutama dalam menghadapi dinamika kebutuhan rekreasi masyarakat perkotaan.