:strip_icc()/kly-media-production/medias/5455363/original/009529700_1766649770-1000722069.jpg)
Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR) di Jakarta Selatan secara resmi memulai penyesuaian jam operasional, membuka gerbang satu jam lebih awal dari biasanya, mulai pukul 06.00 WIB, untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) yang berlangsung dari 25 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Kebijakan ini diberlakukan mengingat prediksi puncak kunjungan akan terjadi sejak Natal hingga awal Januari, dengan jam tutup yang juga diperpanjang hingga pukul 16.30 WIB.
Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, menjelaskan bahwa langkah strategis ini diambil untuk mendistribusikan arus pengunjung secara lebih merata dan memastikan kenyamanan wisatawan. Pada Hari Natal 2025 saja, jumlah pengunjung TMR telah melampaui target yang ditetapkan, dengan 50.211 orang tercatat hingga pukul 16.20 WIB, melebihi prediksi awal 50.000 pengunjung. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan capaian Natal 2024 yang berada di kisaran 41.000 pengunjung, dan jauh melampaui rata-rata kunjungan hari kerja yang berkisar 3.000-5.000 orang. Untuk Tahun Baru 2026, pengelola menargetkan kunjungan mencapai 80.000 orang, meskipun capaian tahun sebelumnya sempat menyentuh angka 111.000 pengunjung.
Selain penyesuaian jam operasional, TMR juga mengintensifkan berbagai persiapan, termasuk mengerahkan 694 petugas internal serta didukung 60 personel Polri, 40 personel TNI, 15 Satpol PP, 15 Dinas Perhubungan, serta 6 personel Dinas Kesehatan dan Pemadam Kebakaran, untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Lebih dari 10 titik lokasi parkir disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, dan masyarakat diimbau menggunakan transportasi umum. TMR juga menyajikan atraksi pemberian pakan satwa (feeding animal) bertema Natal dan Tahun Baru di berbagai lokasi seperti Pusat Primata Schmutzer, kandang jerapah, harimau Sumatra, kudanil, burung pelikan, gajah Sumatra, dan buaya muara.
Kepala Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan, Endah Rumiyati, menekankan tema "Selamatkan Satwa, Lestari Kehidupan Bumi" untuk libur Nataru tahun ini, mengedepankan komitmen konservasi satwa. Pengunjung diingatkan untuk menjaga ketenangan, tidak memberi makan satwa sembarangan, menjaga jarak aman dari kandang, serta mematuhi aturan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) demi kesejahteraan satwa dan kenyamanan bersama. Tiket masuk tetap terjangkau, yakni Rp4.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak, dan dapat dibeli secara daring melalui laman resmi ragunanzoo.jakarta.go.id atau langsung di lokasi menggunakan mesin tiket atau Jakcard. Langkah-langkah ini mencerminkan upaya TMR dalam menyeimbangkan antara penyediaan rekreasi massal dengan tanggung jawab konservasi, sekaligus mengelola implikasi logistik dan lingkungan dari peningkatan signifikan jumlah pengunjung.