Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

PUI Apresiasi Prabowo, Komitmen Dukung Danantara Wujudkan Kampung Haji Makkah

2025-12-20 | 16:37 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-20T09:37:28Z
Ruang Iklan

PUI Apresiasi Prabowo, Komitmen Dukung Danantara Wujudkan Kampung Haji Makkah

Persatuan Ummat Islam (PUI) menyampaikan apresiasi atas inisiatif Presiden Prabowo Subianto dalam pembangunan Kampung Haji di Makkah, Arab Saudi. PUI menilai kebijakan ini akan sangat mendukung kenyamanan dan meningkatkan pelayanan bagi jemaah haji Indonesia. Pembangunan fasilitas khusus bagi jemaah haji dan umrah Indonesia di Tanah Suci ini merupakan amanat langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang telah dibahas dalam pertemuannya dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman.

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), di bawah kepemimpinan Rosan Perkasa Roeslani yang juga menjabat Menteri Investasi/Kepala BKPM, menjadi garda terdepan dalam merealisasikan proyek ambisius ini. Danantara telah mengakuisisi aset properti di kawasan Thakher City, Makkah, termasuk Novotel Makkah Thakher City yang memiliki 1.461 kamar di tiga menara dan mampu menampung sekitar 4.383 jemaah haji. Selain itu, Danantara juga membeli lahan seluas 5 hektare yang berlokasi di depan Novotel tersebut.

Di atas lahan tersebut, Danantara berencana membangun 13 menara tambahan serta satu pusat perbelanjaan. Estimasi investasi untuk pembangunan 13 menara dan mal tersebut mencapai sekitar US$700 juta hingga US$800 juta, sementara investasi awal untuk akuisisi hotel dan lahan melebihi US$500 juta atau sekitar Rp8,33 triliun. Dengan penambahan 13 menara, kapasitas total kamar diproyeksikan meningkat signifikan menjadi 6.025 kamar, yang mampu menampung hingga 23.000 jemaah.

Lokasi Kampung Haji ini sangat strategis, hanya berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram, menjadikannya jauh lebih dekat dibandingkan lokasi pemondokan jemaah haji Indonesia sebelumnya yang umumnya berjarak 4,5 km hingga 6 km. Pemerintah Arab Saudi juga tengah membangun Jembatan Al-Hujun yang diperkirakan rampung pada tahun 2026. Jembatan ini akan mempermudah akses jemaah Indonesia menuju Masjidil Haram. Diharapkan pembangunan di lahan yang baru diakuisisi dapat dimulai pada kuartal IV tahun 2026.

Kepemilikan aset hotel dan lahan ini diharapkan dapat menekan biaya akomodasi jangka panjang bagi jemaah haji Indonesia dan menetapkan standar layanan yang lebih baik. Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid bahkan menilai keberadaan Kampung Haji ini akan memberikan kenyamanan psikologis bagi jemaah, khususnya mereka yang baru pertama kali ke luar negeri dan terkendala bahasa, karena akan berada di lingkungan yang terintegrasi. Danantara rencananya akan bekerja sama dengan Badan Penyelenggara (BP) Haji serta Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dalam pengembangan Kampung Haji di Makkah dan Madinah ke depan. Sementara itu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah meminta Danantara untuk bekerja secara transparan dalam menggarap proyek lahan Kampung Haji di Makkah ini.