Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Perburuan Pelatih Valencia CF yang Raib di Labuan Bajo, SAR Terjunkan Tim Khusus

2025-12-30 | 04:18 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-29T21:18:56Z
Ruang Iklan

Perburuan Pelatih Valencia CF yang Raib di Labuan Bajo, SAR Terjunkan Tim Khusus

Tim SAR gabungan terus memperluas operasi pencarian terhadap Fernando Martin Carreras, pelatih tim B sepak bola wanita Valencia CF, dan dua putranya yang masih hilang setelah kapal wisata KM Putri Sakinah tenggelam di perairan Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat malam, 26 Desember 2025. Insiden ini, yang dipicu oleh kombinasi gelombang tinggi dan kerusakan mesin, telah memasuki hari keempat pencarian, dengan satu jenazah, yang diidentifikasi sebagai putri Carreras, ditemukan pada Senin pagi, 29 Desember 2025.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 21:00 WITA saat KM Putri Sakinah yang mengangkut 11 orang, terdiri dari enam penumpang dan lima kru, berlayar dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar. Setelah sekitar 30 menit perjalanan, kapal mengalami mati mesin dan dihantam gelombang setinggi lebih dari dua meter, menyebabkan kapal terbalik dan tenggelam. Tujuh orang, termasuk istri Martin Carreras, Mar Martinez Ortuno/Ortuno Andrea, dan seorang putrinya yang berusia tujuh tahun, berhasil diselamatkan tidak lama setelah kejadian. Namun, Carreras dan tiga anaknya tetap dinyatakan hilang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere, Fathur Rahman, yang juga bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), menyatakan bahwa pencarian intensif terus dilakukan. Pada Senin pagi, sekitar pukul 06:05 WITA, seorang nelayan menemukan jenazah seorang perempuan berusia 12 tahun di perairan Pulau Serai, sekitar satu mil laut dari lokasi kapal tenggelam. Jenazah tersebut kemudian dikonfirmasi sebagai salah satu putri Carreras. Dengan penemuan ini, jumlah korban yang masih hilang berkurang menjadi tiga orang: Fernando Martin Carreras dan kedua putranya, Martin Garcia Mateo serta Martinez Ortuno Enriquejavier.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, menjelaskan bahwa tim SAR gabungan telah membentuk dua unit pencarian untuk memaksimalkan upaya. "Operasi SAR gabungan ini masih terus dilanjutkan," kata Stephanus Risdiyanto, Selasa, 30 Desember 2025. Satu tim fokus pada penyisiran dan penyelaman di lokasi kejadian serta area sekitarnya, sementara tim kedua melakukan pencarian darat di wilayah pesisir Pulau Padar. Koordinator Pos SAR Manggarai Barat, Edy Suryono, menambahkan bahwa tim telah memperluas area pencarian hingga 5,25 nautical mile dari lokasi kejadian.

Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Rudi Darmoko, yang tiba di Labuan Bajo pada Senin, 29 Desember 2025, turut memantau dan memperkuat operasi SAR. Polda NTT mengerahkan sejumlah peralatan canggih seperti seabob, sistem sonar 2D, Tactical Rescue Diver Thruster, Bonex scooters, dan drone bawah air SRV-8 MS, didukung oleh lima penyelam profesional. "Diharapkan dengan bantuan alat yang kami bawa ini bisa mempermudah operasi SAR," ujar Rudi Darmoko, seraya menambahkan pentingnya dukungan dari nelayan lokal. Total personel SAR gabungan mencapai 75 orang, dengan 14 unit alat utama dikerahkan.

Kecelakaan ini menyoroti tantangan keselamatan maritim di Labuan Bajo, yang merupakan salah satu destinasi pariwisata super prioritas Indonesia. Perairan di sekitar Taman Nasional Komodo dikenal memiliki arus bawah laut yang kuat dan berubah setiap enam jam, menjadi hambatan signifikan bagi tim penyelam dalam menemukan bangkai kapal dan korban. Kecelakaan kapal di wilayah ini bukan kali pertama terjadi, menggarisbawahi urgensi pengawasan ketat terhadap standar keselamatan kapal wisata dan kesiapan mitigasi bencana. Kementerian Pariwisata telah mengirimkan staf ahli untuk memantau dan berkoordinasi dalam operasi pencarian, sementara Kedutaan Besar Spanyol menyampaikan apresiasi atas upaya SAR yang dilakukan. Insiden ini berpotensi memicu evaluasi menyeluruh terhadap protokol keselamatan maritim dan penegakan regulasi bagi operator tur di Labuan Bajo untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.