Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Mualem Murka: Baut Jembatan Bailey Aceh Dicuri, Sebut 'Kurang Ajar!

2025-12-31 | 05:27 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-30T22:27:00Z
Ruang Iklan

Mualem Murka: Baut Jembatan Bailey Aceh Dicuri, Sebut 'Kurang Ajar!

Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengecam keras dugaan pencurian baut pada jembatan Bailey di Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Selasa (30/12/2025), menyebut tindakan tersebut "kurang ajar" dan merugikan kepentingan masyarakat luas. Insiden ini terjadi di tengah upaya pemulihan pascabencana yang menjadikan jembatan darurat sebagai urat nadi vital transportasi dan logistik bagi warga terdampak.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebelumnya juga menyatakan kegeramannya atas peristiwa ini, bahkan mengategorikannya sebagai sabotase terhadap infrastruktur penting. Maruli mengungkapkan bahwa baut-baut jembatan telah dibongkar, yang menurutnya adalah tindakan "biadab" karena mengorbankan masyarakat yang sedang dalam kondisi bencana. Jembatan Bailey di Teupin Mane yang mulai difungsikan sejak 18 Desember lalu, menghubungkan Desa Awe Geutah Paya dengan Desa Teupin Reudeup, berperan sebagai jalur alternatif sementara untuk lintas nasional Banda Aceh-Medan setelah jembatan utama di Kuta Blang roboh diterjang banjir.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Kolonel Inf Donny Pramono, mengonfirmasi bahwa baut-baut yang hilang telah dipasang kembali oleh personel di lapangan, memastikan jembatan tersebut berfungsi normal dan aman dilalui masyarakat pada hari yang sama dengan pernyataan Mualem. TNI AD telah meningkatkan pengamanan dengan patroli di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, meskipun belum ada rencana pemasangan CCTV. Donny juga menyebutkan bahwa sebelum insiden ini terjadi, sudah ada informasi intelijen mengenai kemungkinan upaya sabotase terhadap infrastruktur jembatan di Aceh.

Mualem menekankan bahwa pembangunan infrastruktur seperti jembatan bertujuan untuk kepentingan masyarakat banyak, terutama dalam memastikan pasokan sembako tidak terganggu di tengah situasi bencana. Kerusakan atau ambruknya jembatan akibat pencurian dapat menghambat mobilitas warga dan distribusi bantuan kemanusiaan, memperparah penderitaan korban bencana. Kasatker PJN Wilayah II Provinsi Aceh, Akbar Hikmi, juga menegaskan pentingnya pengamanan jembatan darurat jenis Bailey yang dipasang pascabencana banjir di Aceh, dengan prioritas pada keselamatan pengguna jalan.

Insiden pencurian baut jembatan ini menyoroti kerentanan infrastruktur publik, khususnya di daerah-daerah yang sedang dalam masa pemulihan pascabencana. Meskipun kejadian pencurian komponen jembatan pernah terjadi sebelumnya, seperti pencurian besi jembatan Bailey di Bener Meriah pada tahun 2021 yang berujung pada penangkapan dua tersangka, serta pencurian baut jembatan Pulau Telo di Kalimantan Tengah pada tahun 2011, skala dan dampaknya dalam konteks bencana saat ini menimbulkan keprihatinan serius. Pihak berwenang dan masyarakat diharapkan dapat bekerja sama dalam menjaga fasilitas umum, mengingat vitalnya peran jembatan darurat bagi kelangsungan hidup dan pemulihan ekonomi komunitas terdampak.