Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Jakarta Dikepung Rob: 18 RT Terendam, Pintu Air Siaga Penuh

2025-12-04 | 19:51 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-04T12:51:56Z
Ruang Iklan

Jakarta Dikepung Rob: 18 RT Terendam, Pintu Air Siaga Penuh

Banjir rob merendam setidaknya 18 Rukun Tetangga (RT) di wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu pada Kamis (4/12/2025). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 50 sentimeter.

Menurut data BPBD DKI Jakarta hingga pukul 16.00 WIB, dampak banjir rob paling signifikan terjadi di Kepulauan Seribu. Sebanyak 10 RT di Kelurahan Pulau Harapan terendam air setinggi 10 sentimeter, dan 3 RT di Kelurahan Pulau Pari juga tergenang dengan ketinggian 10 hingga 20 sentimeter. Di Jakarta Utara, banjir rob melanda 3 RT di Kelurahan Pluit dengan ketinggian air mencapai 10 hingga 50 sentimeter, serta 2 RT di Kelurahan Marunda dengan genangan sekitar 10 sentimeter. Selain permukiman, sejumlah ruas jalan juga terdampak, termasuk Jalan R.E. Martadinata di Tanjung Priok yang terendam setinggi 40 sentimeter, serta Jalan Magit dan Elbok di Kelurahan Pulau Untung Jawa dengan ketinggian air 15 sentimeter. Jalan Pesing Poglar di Kelurahan Kedaung Kali Angke juga masih terendam banjir setinggi 20 sentimeter akibat rob dan curah hujan tinggi.

Fenomena banjir rob ini disebabkan oleh pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase Bulan Purnama dan Perigee, atau yang dikenal sebagai fenomena Supermoon. Kombinasi faktor astronomi ini meningkatkan ketinggian pasang air laut secara signifikan di wilayah pesisir utara Jakarta.

Akibat kondisi ini, status Pintu Air Pasar Ikan meningkat menjadi Siaga 1 (Bahaya) pada Kamis pagi pukul 07.00 WIB. Sementara itu, Waduk Pluit tercatat berada pada status Siaga II dengan ketinggian air 235 sentimeter pada pukul 13.00 WIB, meskipun sempat mencapai 250 sentimeter sebelumnya.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengimbau masyarakat di kawasan pesisir untuk meningkatkan kesiapsiagaan. BPBD DKI Jakarta telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob yang diprediksi berlangsung dari tanggal 4 hingga 6 Desember 2025, dengan puncaknya diperkirakan terjadi pada Jumat, 5 Desember 2025, pukul 09.00 WIB. Peringatan dini dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok bahkan menyebut potensi rob hingga 10 Desember 2025.

Enam wilayah pesisir yang dipetakan paling berpotensi terdampak rob meliputi Kamal, Muara Angke, Baywalk Pluit, Sunda Kelapa, R.E. Martadinata, dan Blencong Marunda.

Untuk menangani genangan, BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi di setiap wilayah. Koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), serta lurah dan camat untuk melakukan penyedotan air dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga dilaporkan telah menyiapkan sekitar 600 pompa air di wilayah rawan banjir. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai perubahan kondisi cuaca dan dinamika air laut, serta menghindari aktivitas di daerah pesisir yang berisiko saat puncak pasang. Informasi terkini mengenai genangan dan banjir dapat diakses melalui situs pantaubanjir.jakarta.go.id, aplikasi JAKI, dan media sosial BPBD DKI Jakarta, atau menghubungi layanan darurat Jakarta Siaga 112.