:strip_icc()/kly-media-production/medias/5428886/original/030853100_1764565956-IMG_20251201_015706.jpg)
Ketenangan Dusun Sekuping, Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mendadak buyar menyusul penemuan jasad seorang pemuda bernama Axsyal Rendy Saputra (24) di sebuah kebun rumput gajah pada Minggu, 30 November 2025. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka sayatan di leher dan beberapa bagian tubuh lainnya.
Penemuan tragis ini bermula ketika sang nenek, Ngatipah, pada sekitar pukul 05.30 WIB tidak menemukan Axsyal di rumah. Kekhawatiran itu mendorong Ngatipah untuk meminta bantuan dua warga setempat, Supriyohadi dan Kardi, untuk mencari cucunya. Saat menyisir area belakang rumah, mereka menemukan ceceran darah yang mengarah ke kebun rumput gajah, sekitar 60 meter dari kediaman korban. Sekitar pukul 05.45 WIB, Supriyohadi dan Kardi mendapati Axsyal Rendy Saputra sudah tergeletak tak bernyawa dalam posisi telentang dan berlumuran darah.
Hasil pemeriksaan awal oleh dokter puskesmas dan tim Inafis Polres Jepara di lokasi kejadian menunjukkan adanya luka sayatan dalam pada leher yang memutus pembuluh nadi kiri dan tenggorokan. Selain itu, ditemukan pula luka iris di pergelangan tangan kiri dan luka iris dangkal pada dada korban. Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M Faizal Wildan Umar Rela, mengonfirmasi temuan ini dan menyatakan bahwa otopsi lebih lanjut telah dilakukan di RSUD Kartini Jepara.
Polisi juga menemukan dua bilah pisau di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), yang salah satunya memiliki bercak darah. Penemuan dua pisau ini justru menimbulkan kebingungan bagi penyidik, karena dugaan awal pembunuhan kini juga mengarah pada kemungkinan bunuh diri. Namun, pihak kepolisian belum dapat memastikan motif sebenarnya dan masih terus mendalami kasus ini.
Hingga saat ini, enam saksi telah diperiksa oleh pihak berwajib untuk mengumpulkan keterangan lebih lanjut. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban dilaporkan sering melamun dan tampak kebingungan dalam seminggu terakhir sebelum kejadian. Korban sehari-hari diketahui bekerja sebagai pengantar air galon isi ulang di wilayah tersebut. Pihak keluarga korban dilaporkan belum bersedia memberikan keterangan kepada penyidik. Penyelidikan intensif terus dilakukan oleh Polres Jepara untuk mengungkap motif di balik kematian Axsyal Rendy Saputra dan mengidentifikasi pelaku.