Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Dihantam Banjir Bandang Bertubi-tubi, Kawasan Batu Busuk Sumbar Nyaris Terisolasi

2025-12-17 | 17:37 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-17T10:37:22Z
Ruang Iklan

Dihantam Banjir Bandang Bertubi-tubi, Kawasan Batu Busuk Sumbar Nyaris Terisolasi

Kawasan Batu Busuk di Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, kini nyaris terisolasi setelah dihantam banjir bandang bertubi-tubi dalam beberapa hari terakhir. Akses jalan utama menuju wilayah tersebut dilaporkan putus total, mengakibatkan warga kesulitan mendapatkan kebutuhan sehari-hari.

Banjir bandang susulan yang terjadi pada Minggu, 14 Desember 2025, memperparah kondisi jalan yang sebelumnya telah rusak. Jalan tersebut sempat ambles pada Rabu, 10 Desember 2025, dan meskipun sempat dibuka kembali pada Jumat, 12 Desember 2025, banjir susulan pada Minggu kembali merusak jalan darurat yang telah dibuat. Kini, satu-satunya akses yang bisa dilalui warga adalah melalui tebing-tebing dan aliran sungai baru yang ekstrem.

Sebanyak 47 kepala keluarga (KK) di Batu Busuk telah mengungsi ke lokasi yang lebih aman di perbukitan sebagai dampak dari bencana ini. Banjir bandang berulang ini juga menyebabkan trauma mendalam bagi sejumlah warga, termasuk seorang nenek berusia 70 tahun yang memilih mengungsi akibat kecemasan akan longsor dan banjir.

Pada 14 Desember 2025, tim SAR Kota Padang, TRC Semen Padang, dan relawan berhasil mengevakuasi antara 8 hingga 15 warga yang terjebak banjir. Proses evakuasi berlangsung dramatis di tengah derasnya arus air dan curah hujan tinggi.

Kerusakan infrastruktur akibat banjir ini sangat parah. Di Kelurahan Lambung Bukit, tercatat 194 rumah rusak, di mana 60 di antaranya hanyut terbawa arus. Sementara itu, di Kelurahan Kapalo Koto, 174 rumah rusak dengan 50 rumah hanyut. Perubahan alur dan lebar sungai pascabanjir juga menempatkan rumah-rumah yang tersisa dalam kondisi rawan.

Menyikapi kondisi ini, warga setempat mendesak pemerintah untuk segera melakukan upaya relokasi demi keselamatan mereka. Tim gabungan dari TNI, Polri, dan relawan terus berupaya melakukan perbaikan jalan yang terdampak. Pihak Semen Padang juga mengerahkan alat berat untuk membantu pemulihan akses. Dengan perkiraan cuaca yang menunjukkan potensi hujan lebat dan badai petir dalam beberapa hari ke depan, ancaman banjir susulan masih menjadi kekhawatiran serius bagi masyarakat.