:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219277/original/032351100_1747210462-WhatsApp_Image_2025-05-14_at_14.53.28.jpeg)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan niatnya untuk membangun satu kampung khusus bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kota Padang, Sumatera Barat. Keinginan ini diutarakan Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, saat mengunjungi sejumlah daerah terdampak bencana di Kota Padang pada Kamis, 4 Desember 2025.
Dalam kunjungannya, KDM meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Padang untuk mencarikan lahan yang cocok guna merealisasikan pembangunan kampung tersebut, yang akan menampung para warga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang. Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyambut baik dan sangat mendukung inisiatif Dedi Mulyadi ini, mengapresiasi bantuan yang akan sangat memfasilitasi warga terdampak bencana.
Kunjungan KDM ke Padang dilakukan sebagai bentuk empati terhadap masyarakat Ranah Minang yang tengah berjuang bangkit dari dampak banjir besar yang melanda pada akhir November 2025, yang disebut sebagai salah satu yang terparah dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa wilayah, termasuk Gunung Nago di Kecamatan Kuranji, mengalami kerusakan parah dan menyebabkan banyak warga kehilangan tempat tinggal. Tercatat sekitar 3.000 warga masih belum kembali ke rumah mereka akibat bencana tersebut.
Di sisi lain, Pemkot Padang juga tengah berupaya memfasilitasi warga terdampak bencana dengan menyiapkan hunian sementara. Hunian khusus (rusus) yang berlokasi di Kecamatan Koto Tangah sedang dibersihkan dan disiapkan. Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rusunawa, Angga Liberdo, menyatakan bahwa pembersihan rumah khusus tersebut telah dilaksanakan sejak Selasa, 2 Desember 2025, mengingat bangunan tersebut sudah lama tidak digunakan. Sebanyak 80 unit rumah khusus tersedia, masing-masing terdiri atas dua kamar tidur dan telah dilengkapi dengan kursi tamu, meja makan, serta tempat tidur. Satu unit rumah diharapkan dapat dihuni oleh satu keluarga maksimal enam orang, dan ditargetkan dapat ditempati dalam sepekan ke depan.