:strip_icc()/kly-media-production/medias/5433614/original/034999600_1764854099-Banjir_Sukabumi.jpg)
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (4/12/2025) sore, telah mengakibatkan banjir yang merendam dua desa, yakni Desa Cikujang dan Desa Gunungguruh. Sedikitnya 20 rumah warga terdampak dengan ketinggian air mencapai sekitar 80 sentimeter.
Kepala Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, menjelaskan bahwa banjir disebabkan oleh cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama. Situasi ini diperparah oleh meluapnya debit air Sungai Ciburial yang mengalami penyempitan.
Dua lokasi yang paling parah terdampak adalah Kampung Ciburial RT 02/RW 01 di Desa Cikujang, di mana 10 rumah dengan 8 Kepala Keluarga (KK) terendam. Dari jumlah tersebut, dua KK dilaporkan telah mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Sementara itu, di Kampung Ciburial RT 55 dan 56/RW 11, Desa Gunungguruh, sebanyak 10 rumah dengan 10 KK juga terendam banjir.
Meskipun puluhan rumah terendam, BPBD Kabupaten Sukabumi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Tim dari P2BK Gunungguruh bersama perangkat desa, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pol PP, dan relawan warga telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan darurat.
Hingga berita ini diturunkan, cuaca di lokasi masih diguyur hujan, meskipun debit air dilaporkan sudah mulai surut di beberapa bagian. Kebutuhan mendesak di lokasi bencana saat ini meliputi sandang dan pangan bagi warga terdampak. Masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi.