:strip_icc()/kly-media-production/medias/5441349/original/094030700_1765504655-IMG_9872.jpeg)
Solo, 12 Desember 2025 – Ratusan pelayat dan tokoh masyarakat memadati Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat hari ini untuk memperingati 40 hari wafatnya mendiang Raja Keraton Surakarta, Sri Susuhunan Pakubuwono XIII Hangabehi. Upacara tahlilan yang khidmat tersebut turut dihadiri oleh musisi Ahmad Dhani, yang dalam kesempatan itu menyampaikan pernyataan mengejutkan dengan mengklaim dirinya telah menjadi bagian dari Keraton Solo.
Sri Susuhunan Pakubuwono XIII Hangabehi wafat pada Minggu, 2 November 2025, di usia 77 tahun, setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Indriati Solo Baru akibat komplikasi penyakit. Kepergian beliau menyisakan duka mendalam bagi keluarga keraton dan masyarakat Jawa. Jenazah almarhum telah dimakamkan di kompleks Makam Raja-Raja Imogiri, Yogyakarta, pada 4 atau 5 November 2025, sesuai dengan tradisi keraton.
Peringatan 40 hari wafatnya Sang Raja menjadi momen penting bagi keluarga dan abdi dalem untuk mengenang kembali sosok Pakubuwono XIII yang dikenal sebagai penjaga warisan budaya Jawa yang teguh. Berbagai kerabat keraton, tokoh agama, dan masyarakat umum membaur dalam doa dan zikir yang dipanjatkan untuk almarhum.
Di tengah suasana duka yang masih menyelimuti, kehadiran Ahmad Dhani menjadi sorotan. Usai mengikuti prosesi, pentolan grup band Dewa 19 itu menyampaikan kepada awak media bahwa ia merasa memiliki ikatan kuat dengan Keraton Surakarta. "Saya sudah jadi bagian Keraton Solo," ujar Ahmad Dhani. Pernyataan ini menimbulkan beragam interpretasi di kalangan hadirin dan awak media, mengingat rekam jejak Ahmad Dhani yang selama ini dikenal sebagai figur publik di dunia musik dan politik. Belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak Keraton Surakarta mengenai pernyataan Ahmad Dhani tersebut.