Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Wajo dan Bone Memimpin Sebaran Kuota Haji 2026 di Sulsel

2025-11-28 | 13:38 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-28T06:38:17Z
Ruang Iklan

Wajo dan Bone Memimpin Sebaran Kuota Haji 2026 di Sulsel

Pemerintah telah merilis daftar sebaran kuota haji untuk tahun 2026 bagi seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Selatan, dengan Kabupaten Wajo dan Bone menempati posisi teratas penerima kuota terbanyak. Total kuota haji reguler untuk Sulawesi Selatan pada musim haji 1447 H/2026 M ditetapkan sebanyak 9.670 jemaah. Jumlah ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan kuota tahun 2025 yang berjumlah 7.272 jemaah.

Kabupaten Wajo mendapatkan jatah kuota haji terbesar, yaitu 1.902 jemaah, termasuk 83 jemaah lanjut usia (lansia). Angka ini melonjak drastis dari 384 jemaah pada tahun 2025. Menyusul Wajo, Kabupaten Bone menempati posisi kedua dengan kuota 1.868 jemaah, di mana 64 di antaranya adalah lansia. Kuota Bone juga mengalami peningkatan signifikan dari 709 jemaah pada tahun sebelumnya.

Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan, H. Iqbal Ismail, menjelaskan bahwa perubahan mendasar dalam pembagian kuota ini didasarkan pada sistem daftar tunggu riil. Kebijakan baru ini bertujuan untuk menyeimbangkan waktu tunggu antar daerah, sehingga kabupaten/kota dengan daftar tunggu panjang mendapatkan prioritas penambahan kuota. Sebagai contoh, Gowa juga mengalami penambahan kuota yang cukup besar, dari 570 menjadi 1.410 jemaah. Sementara itu, jemaah calon haji yang mendaftar pada tanggal 19 Oktober 2011 ke bawah akan menjadi prioritas keberangkatan pada tahun 2026.

Selain Wajo dan Bone, Kabupaten Gowa mendapatkan kuota 1.377 jemaah dengan 33 lansia. Namun, tidak semua daerah mengalami peningkatan; beberapa kabupaten/kota justru mengalami penurunan kuota, seperti Makassar yang turun dari 1.076 jemaah pada 2025 menjadi 464 jemaah pada 2026. Terdapat pula tiga daerah yang menerima kuota sangat kecil, yaitu Tana Toraja dengan 8 jemaah, Kepulauan Selayar 6 jemaah, dan Toraja Utara hanya 2 jemaah.

Selain jemaah, Sulawesi Selatan juga memperoleh jatah 51 Petugas Haji Daerah (PHD) dan 22 anggota Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) yang akan mendampingi jemaah selama pelaksanaan ibadah haji. Jemaah lansia prioritas berusia mulai dari 85 hingga 105 tahun.