Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Viral! Prabowo Peluk Azzam, Bocah Tunanetra yang Getarkan Hati Lewat 'Terima Kasih Guruku

2025-11-28 | 20:59 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-28T13:59:16Z
Ruang Iklan

Viral! Prabowo Peluk Azzam, Bocah Tunanetra yang Getarkan Hati Lewat 'Terima Kasih Guruku

Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Indonesia Arena, Jakarta, pada Jumat, 28 November 2025, menjadi saksi bisu momen haru antara Presiden Prabowo Subianto dan Azzam Nur Mu'jizat, seorang siswa tunanetra. Usai membawakan lagu "Terima Kasih Guruku" yang sukses memukau ribuan hadirin, Azzam disambut dengan pelukan hangat dari Presiden Prabowo.

Azzam Nur Mu'jizat, siswa Kelas I SMPLB PKK Gedeg, Mojokerto, Jawa Timur, tampil bersama Queenara Khairunnisa Sudirman dalam persembahan lagu tersebut. Penampilan Azzam yang penuh penghayatan membuat suasana auditorium hening sejenak sebelum pecah menjadi tepuk tangan meriah dari ribuan guru yang memadati arena. Presiden Prabowo Subianto tampak mengikuti penampilan Azzam dengan penuh perhatian sejak awal.

Setelah rangkaian acara usai, Presiden Prabowo langsung menghampiri Azzam. Kehangatan terpancar dari cara Kepala Negara memeluk, menyapa, dan menanyakan kondisi siswa tersebut. Interaksi personal ini menunjukkan empati Presiden dan dukungannya terhadap potensi luar biasa setiap anak Indonesia, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan. Bagi Azzam, interaksi langsung dengan Presiden Prabowo menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Azzam Nur Mu'jizat dikenal sebagai sosok dengan suara emas yang lahir di Mojokerto pada 30 Mei 2011. Ia terlahir tanpa kelopak mata dan merupakan santri di Pondok Pesantren Tahfidz Bani Anwar/SLB PKK Gedeg, Mojokerto. Azzam mulai dikenal luas setelah menjadi salah satu vokalis pelantun sholawat Asyghil di acara puncak resepsi Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) pada 7 Februari 2023 di Sidoarjo, Jawa Timur. Azzam juga pernah meraih juara dua dalam lomba menyanyi SD-SLB se-Provinsi Jawa Timur. Orang tua Azzam, Jumain dan Solikatin, mengungkapkan bahwa meskipun putranya tunanetra, Azzam mampu berjalan lancar tanpa menabrak dan memiliki keistimewaan dalam bidang tarik suara. Keluarga sempat berencana melakukan operasi mata, namun tidak jadi karena dinilai berisiko tinggi. Azzam sendiri menyatakan senang dengan kondisinya dan berharap dapat meminta mata di akhirat. Ia juga dikenal rajin membaca Al-Qur'an dengan Iqra Braille dan menargetkan khatam Iqra Braille dalam tiga bulan.