:strip_icc()/kly-media-production/medias/5421036/original/037216900_1763866553-1001289378.png)
Paus Leo XIV secara resmi telah mengangkat Romo Yohanes Hans Monteiro sebagai Uskup Larantuka yang baru, menggantikan Mgr. Fransiskus Kopong Kung yang memasuki masa purnatugas. Pengumuman sukacita ini disampaikan pada Sabtu malam, 22 November 2025, di Gereja Katedral Reinha Rosari Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, dan dirilis bersamaan dari Vatikan.
Dalam suasana khusyuk, Sekretaris Jenderal Keuskupan Larantuka, Romo Fransiskus Kwaelaga, membacakan surat penunjukan dari Bapa Suci. Isi surat tersebut menyatakan, "Dengan sukacita saya meminta Anda untuk mengumumkan kepada Gereja terkasih Keuskupan Larantuka. Bapa Suci telah mengangkat Yang Mulia Romo Yohanes Hans Monteiro, seorang klerus dari Keuskupan Larantuka, sebagai Uskup Keuskupan Larantuka, Indonesia." Umat Katolik yang memadati Katedral menyambut pengumuman ini dengan tepuk tangan meriah dan sorak gembira, baik yang hadir langsung maupun yang mengikuti secara daring. Uskup Emeritus, Mgr. Fransiskus Kopong Kung, yang memimpin ibadat Vesper Agung, meminta umat untuk mendukung dan mendoakan uskup terpilih serta bekerja sama dalam membangun Keuskupan Larantuka. Mgr. Fransiskus Kopong Kung sendiri ditunjuk oleh Paus sebagai administrator apostolik selama tiga bulan ke depan, hingga serah terima dengan Uskup Terpilih.
Romo Yohanes Hans Monteiro, yang lahir di Larantuka pada 15 April 1971 dan ditahbiskan menjadi imam pada 14 Juli 1999, merupakan seorang rohaniwan yang memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman pastoral yang kaya. Ia menempuh pendidikan di Seminari Menengah San Dominggo Hokeng Larantuka, lalu melanjutkan studi filsafat dan teologi di Ledalero. Romo Hans kemudian meraih gelar magister dan doktor dalam bidang Teologi Liturgi dari Universitas Wina, Austria, pada tahun 2008. Sebelum diangkat menjadi uskup, ia dikenal sebagai dosen Teologi dan Liturgi di Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero, serta sebagai formator di Seminari Tinggi Santo Petrus Ritapiret. Selain itu, ia juga merupakan anggota Komisi Liturgi Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Romo Hans Monteiro juga pernah bertugas sebagai Pastor Kepala Jemaat Kristen Indonesia di Wina dan Pastor Pembantu Paroki di Austria. Ia juga adalah penulis buku "Semana Santa di Larantuka: Sejarah dan Liturgi".
Menanggapi penunjukannya, Romo Hans Monteiro mengungkapkan rasa syukur dan kerendahan hatinya. Ia mengaku tidak pernah menduga akan terpilih menjadi uskup dan menyebut penunjukan ini bagai kilat menyambar. Ia memohon doa dan dukungan dari seluruh umat untuk menjalankan tugas kegembalaannya.
Paus Leo XIV sendiri adalah Paus Gereja Katolik ke-267, yang terpilih pada 8 Mei 2025, menggantikan Paus Fransiskus yang wafat pada 21 April 2025. Paus Leo XIV, yang bernama lahir Robert Francis Prevost, adalah Paus pertama yang lahir di Amerika Serikat.