Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Koperasi Merah Putih Bogor: Mengukir Standar Nasional Baru dari Pakansari

2025-11-30 | 00:20 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-29T17:20:24Z
Ruang Iklan

Koperasi Merah Putih Bogor: Mengukir Standar Nasional Baru dari Pakansari

Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pakansari di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, telah memulai pembangunan gerai dan pergudangan dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono pada Sabtu, 29 November 2025. Proyek ini diproyeksikan menjadi percontohan nasional untuk model koperasi kelurahan modern.

Menkop Ferry Juliantono menyatakan bahwa lokasi KKMP Pakansari yang strategis, berada di pusat keramaian dan dekat dengan fasilitas publik di kawasan Stadion Pakansari, menjadikannya titik terbaik untuk mengembangkan model koperasi di Indonesia. Aksesibilitas tinggi dan jangkauan langsung ke masyarakat padat penduduk diharapkan mampu mendorong koperasi ini menjadi pusat layanan ekonomi rakyat yang modern dan inklusif. Ferry menegaskan, pembangunan aset fisik ini bukan hanya sekadar mendirikan gerai dan gudang, melainkan membangun fondasi ekonomi baru yang berlandaskan amanat konstitusi melalui koperasi.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, turut hadir dalam acara peletakan batu pertama tersebut, bersama Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, Dandim 0621 Henggar Tri Wahono, Direktur Pengadaan Agrinas Pangan Nusantara Elphis Rudy, serta staf ahli dan staf khusus Menteri Koperasi. Rudy Susmanto sebelumnya telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih yang melibatkan Kejaksaan Negeri, Polres, Kodim, dan BPN untuk mempercepat pembangunan koperasi di 416 desa dan 19 kelurahan di Kabupaten Bogor. Target jangka panjang adalah membangun 435 koperasi Merah Putih di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

Koperasi ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi warga dan model ekosistem ekonomi rakyat modern yang mampu bersaing dengan ritel besar. KKMP Pakansari akan mengelola usaha sembako, layanan kesehatan melalui klinik dan apotek, unit kredit barang, serta pengembangan produk UMKM lokal. Ketua KKMP Pakansari, Arief Husin, menyatakan kesiapan pengurus untuk mengoptimalkan sumber daya dalam menjalankan bisnis koperasi setelah pembangunan fisik selesai. Koperasi ini juga membuka peluang kerja sama dengan Satuan Pelayan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), memanfaatkan sumber daya peternak telur, ayam ras, dan ikan beku lokal. Selain itu, koperasi akan menyediakan layanan keuangan syariah yang aman dan bebas riba, mendorong pemasaran kolektif hasil pertanian, peternakan, dan UMKM, serta menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Secara nasional, program Koperasi Merah Putih digagas oleh Kementerian Koperasi dan UKM, menargetkan pembentukan 80.000 unit koperasi di seluruh Indonesia untuk memperkuat ekonomi rakyat di tingkat desa dan kelurahan. Pemerintah menargetkan 223 Koperasi Merah Putih terbangun di Kabupaten Bogor pada Januari 2026. Pendanaan koperasi ini bersumber dari pemerintah pusat, dengan skema pinjaman bergulir berbunga ringan dari bank-bank BUMN, serta didukung oleh Dana Desa, APBD, Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan insentif dari APBDes. Pembangunan Koperasi Merah Putih diharapkan dapat membebaskan masyarakat desa dari praktik rentenir dan tengkulak, serta membuktikan bahwa koperasi dapat dikelola secara modern dan bersaing dengan badan usaha lainnya.