:strip_icc()/kly-media-production/medias/5393259/original/047298600_1761548276-1001097433.jpg)
Seorang pejabat tinggi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Musra Awaluddin, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal yang tragis saat dalam perjalanan menuju Kantor Gubernur Sulbar. Insiden nahas ini terjadi pada Senin, 27 Oktober 2025, sekitar pukul 10.00 WITA, di Jalan Arteri, Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, tepat di depan Rumah Sakit Bhayangkara Mamuju.
Musra Awaluddin (50), yang menjabat sebagai Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulbar, mengendarai mobil dinasnya, sebuah minibus Toyota Avanza berwarna hitam dengan nomor polisi DC 1439. Menurut keterangan polisi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban melaju dari arah Kota Mamuju (atau dari arah timur/Pantai Manakarra) dengan kecepatan tinggi.
Saat memasuki jembatan di lokasi kejadian yang kondisinya sedikit menanjak, mobil yang dikemudikannya tiba-tiba hilang kendali. Kendaraan tersebut kemudian menabrak pembatas jembatan di sisi kiri dengan keras, lalu berbalik arah. Benturan yang sangat kuat mengakibatkan bagian depan mobil ringsek parah dan hancur. Musra Awaluddin ditemukan terjepit di dalam kendaraan dinasnya yang rusak parah.
Warga di sekitar lokasi kejadian, termasuk saksi Pardi (43) dan Nafsir (50), bersama petugas segera berupaya mengevakuasi korban. Musra Awaluddin kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Mamuju untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Namun, nyawanya tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan di kepala.
Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir, dan Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Slamet Wahyudi, membenarkan kejadian tragis ini dan menyatakan bahwa penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polresta Mamuju untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.