Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Inisiatif Kerukunan Keluarga Papua Mengukir Sejarah di Jakarta, Bersiap Menyebar ke Seluruh Nusantara

2025-11-28 | 13:51 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-28T06:51:03Z
Ruang Iklan

Inisiatif Kerukunan Keluarga Papua Mengukir Sejarah di Jakarta, Bersiap Menyebar ke Seluruh Nusantara

Kerukunan Keluarga Papua (KK Papua) secara resmi dideklarasikan di Jakarta pada 15 Oktober 2025, menandai langkah penting dalam upaya mempersatukan masyarakat Papua di perantauan. Anggota DPD RI daerah pemilihan Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor, terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) KK Papua untuk periode 2025-2030.

Organisasi kemasyarakatan ini dibentuk dengan tujuan untuk menjadi wadah persatuan bagi seluruh perantau Papua, yang selama ini kerap terpecah dalam kelompok-kelompok kecil. KK Papua diharapkan dapat menyatukan perwakilan tokoh adat, tokoh agama, cendekiawan, pemuda, dan tokoh masyarakat Papua dari berbagai latar belakang. Senator Paul Finsen Mayor menjelaskan bahwa KK Papua hadir sebagai perwujudan ikatan kekeluargaan sejati dan komitmen untuk saling mengayomi, mendorong orang Papua untuk berkumpul, bersatu, saling memegang, dan saling mendukung demi menjadi sebuah kekuatan. Keberadaan KK Papua juga diharapkan dapat memajukan masyarakat dan Tanah Papua, dengan berkoordinasi serta berkolaborasi bersama elemen eksekutif, legislatif, yudikatif, dan pemerintah daerah.

Menyusul deklarasi di ibu kota, pembentukan Kerukunan Keluarga Papua juga akan disusul di berbagai kota di Indonesia. Salah satu pembentukan yang telah terwujud adalah Kerukunan Keluarga Papua Selatan (KKPS) di Kabupaten Kaimana, Papua Barat, pada 22 November 2025. Pembentukan KKPS di Kaimana ini dihadiri oleh ratusan warga Papua Selatan dan mereka yang pernah menetap di wilayah tersebut, menunjukkan antusiasme tinggi meskipun berlangsung di tengah hujan. Dalam pemilihan yang demokratis, Abraham Sahulata, pria berdarah Marind dari Merauke, berhasil terpilih sebagai ketua setelah meraih 41 dari 98 suara sah. Organisasi ini di Kaimana bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat solidaritas, dan menjadi ruang bagi masyarakat Papua Selatan di perantauan. Pdt. Decky Surbay/Ndiken menekankan pentingnya organisasi baru ini untuk melengkapi struktur kepengurusan dan menjaga kerukunan dengan saling menghargai perbedaan.

Pembentukan organisasi kekerabatan semacam ini mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan yang terus diupayakan masyarakat Papua. Upaya-upaya menjaga harmoni dan menolak provokasi juga secara konsisten disuarakan oleh berbagai tokoh di Papua, mengingat pentingnya stabilitas sosial untuk pembangunan dan masa depan wilayah.