:strip_icc()/kly-media-production/medias/5419944/original/062122100_1763716159-Patung_Soekarno.jpeg)
Pemerintah Kabupaten Indramayu mengambil tindakan cepat untuk memperbaiki Patung Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, di kawasan Alun-alun Indramayu, Jawa Barat, setelah bagian leher patung tersebut mengalami kerusakan parah hingga terlihat miring. Insiden kerusakan ini, yang terjadi sekitar Kamis sore, 13 November 2025, atau awal November 2025, disebabkan oleh robohnya tenda acara pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang diterjang angin kencang.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menegaskan bahwa pihaknya langsung memerintahkan penanganan dan perbaikan menyeluruh terhadap patung berbahan tembaga yang dibangun pada tahun 2023 tersebut. Sebelumnya, patung Soekarno sempat ditutup dengan kain putih sebagai langkah sementara sebelum akhirnya dicopot dari lokasi untuk proses pembenahan yang lebih optimal. Tidak hanya patung Soekarno, patung Mohammad Hatta yang berdiri berdampingan juga turut diturunkan. Keputusan ini diambil untuk menghindari potensi polemik dan memastikan kedua patung proklamator tersebut mendapatkan perawatan yang setara.
Plt Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Diskimrum) Kabupaten Indramayu, Krisdiantoro, menjelaskan bahwa kerusakan murni akibat insiden tenda roboh dan bukan karena faktor kualitas pengerjaan. Untuk memastikan perbaikan yang maksimal dan menjaga keaslian patung, Pemkab Indramayu saat ini tengah menelusuri kembali seniman atau perajin asli yang mengerjakan patung tersebut. Hal ini dilakukan guna menghindari risiko kesalahan atau kerusakan lebih lanjut apabila perbaikan dilakukan oleh pihak lain. Bupati Lucky Hakim juga memastikan bahwa seluruh biaya perbaikan patung akan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu.
Insiden kerusakan patung ini sempat viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir, memicu berbagai respons dan keprihatinan dari masyarakat luas. Patung Soekarno-Hatta sendiri merupakan bagian dari proyek revitalisasi Alun-alun Indramayu yang dilaksanakan pada tahun 2023. Meskipun Bupati Lucky Hakim mengaku tidak mengetahui detail anggaran pembangunan patung karena proyek tersebut dikerjakan sebelum masa jabatannya, ia memastikan bahwa data anggaran tercatat dan dapat diakses melalui dokumen APBD 2023. Proses perbaikan saat ini sedang diupayakan secara menyeluruh agar kedua patung ikonik tersebut dapat segera kembali berdiri kokoh dan aman di Alun-alun Indramayu.