Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Indekos Nganjuk Berdarah: Istri & Anak Polisi Tewas Dibantai

2025-11-28 | 20:20 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-28T13:20:38Z
Ruang Iklan

Indekos Nganjuk Berdarah: Istri & Anak Polisi Tewas Dibantai

Sebuah malam mencekam menyelimuti sebuah indekos di Jalan W Monginsidi, Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Selasa (25/11/2025) sekitar pukul 23.00 WIB, ketika seorang istri dan dua anak anggota polisi menjadi korban pembunuhan sadis yang disertai upaya pembakaran. Peristiwa tragis ini menewaskan dua orang, sementara satu lainnya dalam kondisi kritis.

Korban meninggal dunia diidentifikasi sebagai Elvy Nurhayati (41) dan putrinya, Ellinda Jelsa Ika Eldianti (22). Sementara itu, putri bungsu mereka, Elsa Dwi Intan Meylani (18), berhasil diselamatkan namun mengalami luka parah dan kini menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Nganjuk. Ketiga korban merupakan keluarga dari Aipda Iswandi, seorang anggota polisi aktif yang bertugas di Polsek Kertosono, Polres Nganjuk.

Kepolisian Resor Nganjuk berhasil membekuk terduga pelaku, DS (30), atau Danang Susilo, warga Desa Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, hanya berselang dua jam setelah kejadian. Penangkapan dilakukan di rumahnya pada Rabu (26/11/2025) dini hari, tanpa perlawanan berarti. Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso membenarkan penangkapan tersebut dan menyatakan pemeriksaan masih berlangsung.

Kasat Reskrim Polres Nganjuk AKP Sukaca menjelaskan bahwa motif sementara di balik aksi brutal ini adalah rasa sakit hati. Beberapa sumber menyebutkan DS diduga merupakan pacar dari salah satu korban dan merasa sakit hati karena dugaan perselingkuhan.

Kronologi kejadian bermula ketika saksi mata, Meilysa Putri (27), penghuni kos lainnya, mendengar teriakan perempuan meminta tolong dari kamar korban sekitar pukul 23.00 WIB. Tak lama kemudian, Meilysa melihat seorang pria keluar dari kamar korban dengan pakaian berlumuran darah sambil membawa sebilah pisau, mengancam penghuni lain agar tidak ikut campur. Pelaku diketahui menggunakan pisau dapur yang dibelinya beberapa hari sebelumnya, yakni pada 21 November 2025. Setelah melakukan penusukan, DS diduga menyiramkan bahan bakar ke sejumlah perabotan di kamar korban sebelum membakarnya. Bau bensin yang menyengat dan kobaran api membuat warga panik dan segera berupaya memadamkan api agar tidak merembet ke kamar lain.

Jenazah Elvy Nurhayati dan Ellinda Jelsa Ika Eldianti telah dimakamkan di kampung halaman mereka di Dusun Muneng Kulon, Desa Muneng, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, pada Rabu (26/11/2025) malam. Aipda Iswandi, suami dan ayah korban, terlihat berduka mendalam saat mengantar istri dan anaknya ke tempat peristirahatan terakhir. Anggota Polsek Kertosono dan Polres Nganjuk turut hadir memberikan penghormatan terakhir. Hingga saat ini, penyidik masih terus mengumpulkan bukti tambahan, memeriksa saksi-saksi, dan mendalami hubungan antara terduga pelaku dengan para korban untuk memastikan konstruksi kejadian secara menyeluruh.