:strip_icc()/kly-media-production/medias/5425398/original/021495000_1764225435-Bocah_Empat_Tahun_Sempat_Hilang_Dibawa_Pria_Misterius.jpg)
Seorang bocah berusia empat tahun di Kota Makassar, Ibrahim Mursyidul Haq, yang sempat dilaporkan hilang pada Rabu sore (26/11), berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada Kamis pagi (27/11). Ibrahim menghilang setelah dibawa oleh seorang pria misterius dan keberadaannya berhasil dilacak berkat rekaman kamera pengawas atau CCTV.
Peristiwa hilangnya Ibrahim bermula saat ia menemani ayahnya, Mursyid, menjemput kakaknya di SD Inpres Perumnas Antang 3, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Mursyid meninggalkan Ibrahim sebentar untuk menunaikan salat ashar dan menjemput sang kakak. Namun, saat kembali, Ibrahim sudah tidak berada di tempat semula. Mursyid kemudian meminta bantuan warga, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Rekaman CCTV tersebut memperlihatkan Ibrahim digandeng oleh seorang pria yang tidak dikenal oleh Mursyid maupun warga sekitar. Atas dasar rekaman ini, Mursyid segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Kapolsek Manggala, Kompol Samuel To'longan, menyatakan bahwa polisi segera bergerak melakukan pencarian setelah menerima laporan. Petugas memeriksa satu per satu rekaman CCTV dan menelusuri jejak pelaku dan korban. Dalam rekaman tersebut, penculik dan korban bahkan terlihat melintas di depan Polsek Manggala. Dari penelusuran CCTV, polisi dapat mengidentifikasi keberadaan mereka.
Ibrahim ditemukan di salah satu rumah di Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Bersamaan dengan penemuan Ibrahim, petugas juga mengamankan pria yang membawanya. Pria tersebut diketahui bernama Herianto, seorang lansia berusia 72 tahun.
Kompol Samuel To'longan menjelaskan bahwa Herianto tampak sudah pikun dan sulit diajak berkomunikasi, sehingga motifnya membawa Ibrahim belum dapat dipastikan secara jelas. Herianto kepada polisi mengaku melihat Ibrahim hampir tertabrak sepeda motor saat bermain di pinggir jalan, sehingga ia mengambil dan membawanya pergi. Korban kemudian dibawa Herianto berjalan kaki dan sempat menaiki angkutan kota menuju Kecamatan Biringkanaya. Ibrahim bermalam di rumah Herianto yang diketahui tinggal sendiri.
Dari hasil pemeriksaan kesehatan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh Ibrahim. Meskipun demikian, polisi tetap mendalami kasus ini, termasuk kemungkinan adanya dugaan tindak pidana perdagangan orang atau TPPO.