:strip_icc()/kly-media-production/medias/4722987/original/002875100_1705908896-IMG-20240122-WA0015.jpg)
Anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Puncak, Dugi Telenggen alias Dugwi Kogoya, yang diduga kuat sebagai pelaku penembakan terhadap Brigadir Polisi Joan H. Sibarani, berhasil dibekuk di Kampung Ulume, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan. Penangkapan ini dilakukan pada Senin, 27 Oktober 2025, oleh tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Lanny Jaya.
Brigadir Joan H. Sibarani, seorang anggota Polres Lanny Jaya, gugur dalam insiden penembakan yang terjadi pada 10 September 2024, di Distrik Tiom, Kabupaten Lanny Jaya. Dugi Telenggen diidentifikasi sebagai terduga pelaku utama dalam peristiwa tragis tersebut.
Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Rahmadani, membenarkan penangkapan ini melalui keterangan yang disampaikan kepada media. Menurut Brigjen Faizal, penangkapan Dugi Telenggen bermula dari adanya laporan mengenai pertikaian masyarakat di Kampung Ninam. Saat tim gabungan mendatangi kelompok massa di Kampung Ulume, petugas menemukan seseorang yang memegang telepon genggam yang diduga milik Dugi Telenggen. Setelah dilakukan pendalaman, petugas berhasil melakukan penangkapan terhadap Dugi tanpa perlawanan.
Dugi Telenggen langsung dibawa ke Markas Polres Lanny Jaya di Tiom untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam pemeriksaan awal, Dugi Telenggen mengakui keterlibatannya dalam aksi penembakan yang menyebabkan Brigpol Joan H. Sibarani meninggal dunia. Selain itu, ia juga mengaku menembak seorang warga sipil bernama Adi Yohanes Abilio Fallo atau Adi Abelo Falo dalam kejadian yang sama.
Dari tangan Dugi Telenggen, aparat menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu unit ponsel, buku catatan, dua lembar fotokopi KTP, satu kartu identitas pribadi, dan dua tas noken kecil berwarna hitam. Brigjen Pol Faizal Rahmadani menegaskan bahwa keberhasilan penangkapan ini menunjukkan komitmen aparat untuk terus menindak tegas setiap pelaku kejahatan bersenjata yang mengancam keselamatan masyarakat dan anggota Polri di Papua. Pihak kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan lanjutan untuk menggali informasi lebih dalam terkait peran dan jaringan yang lebih besar dari kelompok yang Dugi Telenggen ikuti. Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Adarma Sinaga menambahkan bahwa pengejaran terhadap jaringan KKB lainnya akan terus dilakukan demi menciptakan Papua yang aman dan damai.