Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Parepare Geger: Gegana Dikerahkan Tangani Tas Hitam Mencurigakan

2026-01-04 | 03:21 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-03T20:21:08Z
Ruang Iklan

Parepare Geger: Gegana Dikerahkan Tangani Tas Hitam Mencurigakan

Tim Penjinak Bom Detasemen Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan diterjunkan ke Kota Parepare pada Jumat, 2 Januari 2026, menyusul penemuan sebuah tas ransel hitam tak bertuan yang memicu kegaduhan dan kekhawatiran publik di Bundaran Tugu Pramuka, Kelurahan Ujung Bulu, Kecamatan Ujung. Aparat kepolisian bergerak cepat mengamankan area setelah laporan warga mengenai benda mencurigakan tersebut, yang telah terlihat sejak Kamis siang namun baru menimbulkan kepanikan pada hari berikutnya.

Operasi sterilisasi dan pemeriksaan tas tersebut dilakukan secara cermat oleh personel Gegana dengan perlengkapan anti-ledak lengkap, menyusul koordinasi antara Kepolisian Resor Parepare dan Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan. Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, menyatakan bahwa laporan diterima dari warga yang khawatir tas tersebut mungkin berisi bahan berbahaya atau peledak. "Ada warga melapor kalau melihat tas yang mencurigakan," kata Indra, menambahkan bahwa kecurigaan muncul karena tas itu tidak beranjak dari lokasi sejak Kamis, membuat warga takut dan akhirnya melapor kepada polisi pada Jumat siang.

Setelah proses pemeriksaan yang teliti, Tim Jibom Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sulsel memastikan bahwa tas hitam misterius tersebut tidak mengandung bahan peledak atau material berbahaya lainnya. Isi tas tersebut dilaporkan hanya berupa pakaian pria, ikat pinggang, kaos tangan, topi, rokok, dan sebuah gunting. Penemuan ini, meskipun berakhir tanpa ancaman nyata, menggarisbawahi respons cepat aparat keamanan dalam menghadapi potensi risiko terorisme atau ancaman keamanan publik di wilayah tersebut.

Insiden serupa, meskipun berakhir aman, bukan kali pertama terjadi di Sulawesi. Pada Mei 2023, warga Parepare juga pernah dihebohkan oleh penemuan dua tas mencurigakan yang ternyata berisi pakaian. Sebelumnya, pada Maret 2021, Tim Gegana Brimob Polda Sulsel juga mengamankan sebuah paket kardus misterius bertuliskan "Islam X" di Makassar yang ternyata hanya berisi puluhan bohlam lampu bekas. Pada Mei 2024, di Bone, Detasemen Gegana juga melakukan penanganan granat nanas yang ditemukan warga. Pola penemuan benda mencurigakan ini mencerminkan tingginya kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman keamanan dan respons sigap aparat.

Penyebaran informasi yang cepat melalui media sosial seringkali mempercepat kepanikan publik dalam kejadian semacam ini. Respons cepat pihak berwenang, terutama dari unit penjinak bom seperti Gegana, menjadi krusial untuk menenangkan masyarakat dan mencegah penyebaran disinformasi. Kejadian ini juga menyoroti pentingnya edukasi publik mengenai prosedur pelaporan benda mencurigakan dan penanganan profesional oleh pihak berwenang, sekaligus upaya menjaga stabilitas sosial di tengah potensi gejolak.