Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Tantangan Maut Pria Mabuk: Berakhir Tragis Mengenaskan

2025-12-01 | 19:03 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-01T12:03:15Z
Ruang Iklan

Tantangan Maut Pria Mabuk: Berakhir Tragis Mengenaskan

Seorang pria berinisial Humaidi alias Umai (43) ditemukan tewas mengenaskan setelah diduga dianiaya dengan senjata tajam jenis parang di Jalan Pumpung, Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Minggu sore, 30 November 2025, sekitar pukul 16.30 Wita. Peristiwa tragis ini berawal ketika korban, yang diduga dalam pengaruh minuman beralkohol, menantang pelaku berinisial AS alias Ello (31) untuk berkelahi.

Menurut keterangan pihak kepolisian, motif pembunuhan dipicu oleh rasa kesal pelaku terhadap korban yang menantangnya berkelahi saat dalam kondisi mabuk. Setelah ditantang, pelaku Ello pulang untuk mengambil sebilah parang, kemudian kembali ke lokasi kejadian dan menyerang korban secara membabi buta.

Korban, seorang buruh harian lepas dan warga RT 09 Ujung Murung, Kelurahan Sungai Tiung, ditemukan tergeletak bersimbah darah di lokasi kejadian, tepatnya di halaman rumah warga, tidak jauh dari Monumen Tugu Intan Trisakti. Ia mengalami luka parah di sejumlah bagian vital tubuhnya. Hasil visum sementara menunjukkan adanya luka terbuka menganga di bagian dada hingga perut dengan organ dalam terburai, tangan kiri hampir terputus, serta luka sayatan dan tebasan serius di leher, tangan, dada, perut, pinggang, dan paha akibat senjata tajam.

Sejumlah saksi mata yang berada di sekitar lokasi sempat melihat kejadian tersebut, namun karena ketakutan, mereka memilih mengamankan diri dengan mengunci pintu rumah. Petugas gabungan dari Polres Banjarbaru, Polsek Cempaka, Unit Identifikasi Sat Reskrim, serta bantuan dari Ident Polda Kalimantan Selatan segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, dan mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain sepasang sandal jepit, sarung parang atau kumpang parang berwarna cokelat sepanjang sekitar 50 sentimeter, celana pendek warna cokelat, dan celana dalam biru tua milik korban.

Setelah kejadian, polisi melakukan penyelidikan awal dan pendekatan persuasif kepada keluarga pelaku. Upaya ini membuahkan hasil, di mana pelaku AS alias Ello akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Cempaka pada Senin dini hari, 1 Desember 2025, sekitar pukul 03.30 Wita, diantar oleh pihak keluarganya.

Kapolsek Cempaka, IPDA Muhammad Bustam, membenarkan kejadian ini dan menyatakan bahwa pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kasi Humas Polres Banjarbaru, Ipda Kardi Gunardi, menambahkan bahwa penyidik masih terus mendalami motif serta kronologi lengkap peristiwa berdarah ini.