Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Sutanto Hartono Vidio: Konten Lokal Kunci Dominasi Streaming Indonesia

2025-12-02 | 08:21 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-02T01:21:37Z
Ruang Iklan

Sutanto Hartono Vidio: Konten Lokal Kunci Dominasi Streaming Indonesia

CEO Vidio Sutanto Hartono menegaskan bahwa konten lokal berbahasa Indonesia masih sangat diminati dan menjadi kekuatan utama bagi industri media penyiaran di tanah air, di tengah gempuran platform video global. Pernyataan ini disampaikan Sutanto Hartono saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa semester pertama Program Studi Ilmu Komunikasi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) pada Senin, 1 Desember 2025.

Dalam presentasinya yang berjudul "Winning the Digital Leadership: Vidio's Local Formula to Compete with Global Giants", Sutanto Hartono menjelaskan bahwa lebih dari 62 persen dari 280 juta penduduk Indonesia masih menonton saluran televisi. Hal ini, menurutnya, tidak terlepas dari kemampuan televisi untuk menjangkau 17 ribu pulau, berbeda dengan jangkauan data internet yang belum merata dan masih mahal di beberapa wilayah.

Sutanto membeberkan beberapa pilar strategi yang perlu diterapkan untuk memperluas jangkauan audiens. Pilar pertama adalah terus meningkatkan kualitas isi siaran televisi dan menciptakan acara-acara dengan rating tinggi. Pilar kedua mencakup penyajian berbagai acara olahraga secara langsung, menghadirkan keberagaman konten lokal, serta memanfaatkan perkembangan teknologi.

Sebagai bukti nyata tingginya minat terhadap konten lokal, Sutanto menyoroti keberhasilan film-film Indonesia di bioskop. Sepanjang tahun 2025, penjualan tiket untuk film Indonesia telah menembus 80 juta lembar, yang merupakan 60 persen dari total tiket yang terjual. Angka ini menunjukkan bahwa film nasional masih sangat dinanti oleh masyarakat.

Vidio sendiri telah secara agresif memperkuat konten lokalnya. Antara tahun 2022 hingga 2023, Vidio telah memproduksi sebanyak 51 judul konten lokal. Secara total, sejak memulai produksi Vidio Original Series pada tahun 2019, platform ini telah menghasilkan 77 judul. Sutanto Hartono juga mengungkapkan kebanggaannya bahwa Vidio saat ini memimpin pasar platform OTT (Over-The-Top) atau video streaming di Indonesia dari segi jumlah pelanggan, unduhan, pengeluaran konsumen, dan pengguna aktif bulanan (MAU), bahkan mengungguli platform global seperti Netflix dan Disney+. Vidio menjadi satu-satunya OTT yang menembus 4 juta pelanggan berbayar di Indonesia.