Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Pramono Anung Tegaskan Pemprov DKI Biayai Penuh Pemakaman Korban Kebakaran Terra Drone

2025-12-09 | 20:54 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-09T13:54:03Z
Ruang Iklan

Pramono Anung Tegaskan Pemprov DKI Biayai Penuh Pemakaman Korban Kebakaran Terra Drone

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan akan menanggung sepenuhnya seluruh biaya pemakaman dan pengobatan bagi korban kebakaran Gedung Terra Drone di Jalan Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau lokasi kejadian pada Selasa, 9 Desember 2025.

Kebakaran yang melanda ruko berlantai enam tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.43 WIB. Insiden tragis ini mengakibatkan 22 orang meninggal dunia, dengan rincian 15 perempuan dan 7 laki-laki, termasuk seorang ibu hamil. Seluruh jenazah korban telah dievakuasi ke RS Polri, Jakarta Timur.

Gubernur Pramono Anung menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk bertanggung jawab penuh atas para korban. "Semua biaya pemakaman dan pengobatan bagi korban kebakaran semuanya akan kita tanggung dari Pemprov DKI Jakarta," kata Pramono di lokasi kejadian. Ia menambahkan bahwa pihaknya juga akan menanggung biaya perawatan bagi korban luka-luka dan telah berdiskusi dengan Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta Fajar Sauri untuk mengalokasikan lahan pemakaman.

Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik dari baterai drone yang meledak di lantai satu gedung saat jam istirahat. Api kemudian dengan cepat merambat ke lantai atas, menyebabkan puluhan karyawan terjebak.

Pramono Anung dalam kesempatan tersebut juga menyoroti minimnya standar keselamatan dan fasilitas evakuasi di Gedung Terra Drone. Ia menyayangkan bahwa gedung berlantai enam itu tidak memiliki persiapan jalur evakuasi yang memadai dan alat pemadam api ringan (APAR) yang berfungsi optimal, sehingga memperparah dampak kebakaran. "Ini gedung tidak mempersiapkan jalur evakuasi. Hal keselamatan itu dalam jalur evakuasi itu sangat penting," tegasnya.

Pramono berharap agar semua pemilik usaha mengutamakan keselamatan dan menyediakan jalur evakuasi yang layak. Terkait penyebab pasti kebakaran dan dugaan kelalaian pengelola gedung, Gubernur menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak kepolisian. Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara, sebelumnya mengonfirmasi jumlah korban meninggal dunia setelah melakukan pengecekan di lokasi. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, juga menjelaskan bahwa akses tangga yang sempit menjadi salah satu penyebab banyaknya korban karena karyawan sulit mencapai rooftop.