Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Menkop dan Timor Leste Jalin Kemitraan Strategis untuk Sektor Koperasi

2025-12-05 | 15:48 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-05T08:48:50Z
Ruang Iklan

Menkop dan Timor Leste Jalin Kemitraan Strategis untuk Sektor Koperasi

Pemerintah Indonesia dan Timor Leste terus memperkuat kerja sama di sektor koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai pilar penting penguatan ekonomi kerakyatan di kedua negara. Komitmen ini terlihat dari serangkaian dialog dan tindak lanjut yang bertujuan untuk saling berbagi pengalaman dan mengembangkan potensi ekonomi kawasan.

Dalam upaya mempertegas kerja sama bilateral ini, Menteri Muda Urusan Koperasi Timor Leste, Arsénio Parera da Silva, baru-baru ini melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, pada 7 November 2025. Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut konkret dari nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani sebelumnya di Jakarta pada Februari 2024. MoU tersebut disepakati oleh Menteri Koperasi dan UKM Indonesia saat itu, Teten Masduki, bersama dengan Sekretaris Negara Urusan Koperasi Republik Demokratik Timor Leste, Arsénio Pereira da Silva.

Lingkup kerja sama yang disepakati mencakup pengembangan kapasitas (capacity building), kemitraan antar koperasi, studi kelayakan terkait pengembangan potensi bisnis koperasi dan UMKM, program pelatihan dan pertukaran kunjungan (exchange visit), serta penguatan program UMKM dan koperasi melalui kerja sama regional. Menteri Teten Masduki pada kesempatan penandatanganan MoU menegaskan pentingnya kedua negara untuk tumbuh bersama, terutama di sektor pertanian dan perikanan, mengingat keduanya berada dalam satu kawasan.

Kunjungan Menteri Muda Arsénio Parera da Silva ke Belu fokus pada penguatan kerja sama pengembangan koperasi dan pemberdayaan pelaku ekonomi di wilayah perbatasan. Dalam kunjungannya, beliau meninjau beberapa koperasi unggulan di Kabupaten Belu, seperti Koperasi Pintu Air dan Credit Union (CU) Kasih Sejahtera, dengan tujuan mempelajari model pengelolaan usaha yang efektif untuk direplikasi di Timor Leste. Arsénio Parera da Silva menyampaikan bahwa pihaknya sangat berkepentingan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat perbatasan melalui kemitraan koperasi lintas negara, serta berharap sinergi ini dapat berkembang menjadi program berkelanjutan, termasuk kemungkinan penyelenggaraan pameran UMKM lintas negara dan forum ekonomi perbatasan.

Menteri Koperasi Republik Indonesia saat ini, Dr. Ferry Juliantono, yang menjabat sejak 8 September 2025, terus berkomitmen untuk memperkuat ekosistem koperasi nasional melalui berbagai upaya strategis. Langkah-langkah pengembangan koperasi dengan negara tetangga seperti Timor Leste menjadi bagian integral dari agenda kementerian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di tingkat regional.

Kerja sama yang intens ini juga sejalan dengan persiapan Timor Leste untuk menjadi tuan rumah Pertemuan Tingkat Menteri Koperasi ASEAN pada tahun 2026. Kesempatan ini diharapkan menjadi momentum penting bagi Timor Leste dalam memperkuat eksistensi sektor koperasi dan memperkenalkan produk-produk lokal ke pasar regional, sekaligus menegaskan kesiapan negara tersebut menuju keanggotaan penuh ASEAN.