Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Menguak Fakta: Kondisi Kampung Adat Waru Wora NTT Usai Dilalap Api

2025-12-08 | 20:48 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-08T13:48:42Z
Ruang Iklan

Menguak Fakta: Kondisi Kampung Adat Waru Wora NTT Usai Dilalap Api

Kebakaran hebat melanda Kampung Adat Waru Wora di Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat, 5 Desember 2025. Insiden ini menghanguskan 28 rumah adat yang menjadi simbol budaya masyarakat setempat, sementara dua rumah lainnya sengaja dirobohkan untuk mencegah api meluas. Sembilan rumah adat lainnya berhasil diselamatkan namun tetap terdampak. Kampung ini sebelumnya memiliki 36 rumah adat berbentuk menara dengan atap ilalang serta dinding kayu dan bambu.

Akibat musibah ini, sebanyak 161 jiwa dari 42 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi. Mereka kini menumpang di rumah-rumah tetangga yang tidak terbakar atau mendirikan tenda darurat seadanya di lokasi kejadian, di tengah kondisi cuaca yang mulai memasuki musim penghujan. Anak-anak menjadi salah satu kelompok yang paling terdampak, mengalami trauma dan kehilangan perlengkapan sekolah. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tragis ini. Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik dari salah satu rumah adat yang penghuninya sebagian besar sedang berada di sawah saat kejadian.

Pemerintah Kabupaten Sumba Barat bergerak cepat menanggapi musibah ini. Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, bersama Wakil Bupati Thimo Ragga, telah meninjau langsung lokasi kejadian dan memastikan penyaluran bantuan darurat serta langkah pemulihan jangka panjang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumba Barat telah menyalurkan bantuan dasar berupa makanan, minuman, dan kebutuhan pokok, serta menurunkan personel untuk penanganan awal. Penanganan medis dan distribusi obat-obatan juga ditangani oleh Rumah Sakit Pratama (RSP) Hobakalla.

Dalam upaya pemulihan, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat berkomitmen untuk membangun kembali rumah-rumah adat yang terbakar dengan tetap mempertahankan nilai-nilai tradisionalnya. Pendataan komprehensif sedang dilakukan oleh dinas terkait dan pemerintah desa untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan memenuhi seluruh kebutuhan keluarga terdampak. Selain itu, pemerintah juga akan menyiapkan rumah sementara dan fasilitas air bersih melalui Dinas Pekerjaan Umum. Koordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Kementerian Kebudayaan akan dilakukan mengingat Kampung Adat Waru Wora adalah situs budaya dan sejarah penting. Pemerintah daerah juga berjanji untuk memperkuat upaya mitigasi bencana pada kawasan permukiman tradisional ke depannya, mengingat bangunan yang didominasi material kayu dan ilalang rentan terbakar. Pihak kepolisian, dalam hal ini Polres Sumba Barat, sedang melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran ini. Meski demikian, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumba Barat menyatakan bahwa kejadian ini tidak berdampak pada kunjungan wisatawan ke Sumba Barat.