
Banjir lahar dingin dari Gunung Semeru kembali memutus jaringan listrik di beberapa wilayah. Peristiwa ini terjadi di Desa Jugosari, Lumajang, yang menyebabkan terputusnya kabel listrik dan mengganggu pasokan daya ke sejumlah pelanggan. Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Tempeh telah menerjunkan puluhan personel untuk segera melakukan pemulihan jaringan listrik pasca-diterjang banjir lahar tersebut. Sembilan rumah warga juga dilaporkan terendam banjir lahar Gunung Semeru baru-baru ini.
Petugas PLN berupaya keras untuk memperbaiki instalasi jaringan listrik yang rusak. Upaya pemulihan menghadapi tantangan serius, termasuk kondisi medan yang sulit dan tumpukan material vulkanik yang menutupi akses jalan, menghambat penggantian tiang listrik yang roboh dan perbaikan kabel yang putus. Kondisi cuaca yang tidak menentu juga menjadi faktor penghambat dalam mempercepat proses perbaikan di lapangan.
Gangguan serupa sebelumnya juga terjadi akibat erupsi Gunung Semeru pada Rabu, 19 November 2025. Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan serius pada infrastruktur kelistrikan, termasuk 23 tiang tegangan menengah (TM) patah, dua tiang tegangan rendah (TR) rusak, dan satu penyulang GTT terdampak. Kala itu, sekitar 1.134 pelanggan sempat mengalami pemadaman listrik. Namun, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Jember berhasil memulihkan 100 persen pasokan listrik di wilayah terdampak pada Minggu, 23 November 2025. Sebanyak 45 personel dan peralatan pendukung dikerahkan tanpa henti untuk memastikan suplai listrik tetap aman bagi 33.362 pelanggan, termasuk untuk posko pengungsian, dapur umum, fasilitas kesehatan, dan layanan pemerintahan.
PLN terus berkoordinasi erat dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang dan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) setempat untuk memantau situasi dan mengantisipasi potensi bencana susulan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan potensi bahaya kelistrikan pasca-banjir agar instalasi di rumah dapat dipastikan kering dan aman sebelum dinyalakan kembali.