Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Blora 2025: Curanmor Puncaki Tren Kriminalitas

2025-12-10 | 15:22 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-10T08:22:28Z
Ruang Iklan

Blora 2025: Curanmor Puncaki Tren Kriminalitas

Kepolisian Resor (Polres) Blora mencatat tren peningkatan kasus kriminalitas sepanjang tahun 2025, dengan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi jenis kejahatan yang paling dominan. Hingga evaluasi menjelang akhir tahun, Polres Blora mencatat kenaikan 19 kasus kejahatan, dari 161 kasus pada tahun 2024 menjadi 180 kasus pada tahun 2025. Meskipun Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, mengklaim stabilitas keamanan daerah terjaga berkat sinergi lintas sektor, data internal menunjukkan adanya lonjakan kasus dan dinamika keamanan yang semakin kompleks.

Dominasi kasus curanmor di Blora terkonfirmasi melalui sejumlah pengungkapan kasus sepanjang tahun. Pada pertengahan Mei 2025, Polres Blora berhasil meringkus tiga pelaku curanmor yang telah beraksi di sepuluh lokasi berbeda di Kabupaten Blora, mengamankan 10 unit sepeda motor hasil curian. Ketiga pelaku yang ditangkap antara lain KS (30) dari Genjahan, serta AFF (22) dan MADF (27) keduanya warga Bojonegoro. Aksi pencurian ini tersebar di beberapa kecamatan, meliputi Blora, Jepon, Jiken, dan Cepu. Para pelaku diduga telah beraksi sejak April 2025. Lebih lanjut, pada awal November 2025, Tim Resmob Polres Blora kembali meringkus dua bersaudara pelaku curanmor di Kunduran menyusul laporan kehilangan sepeda motor jenis Scoopy. Hanya beberapa hari sebelumnya, pada 3 November 2025, Unit Resmob Satreskrim Polres Blora juga membekuk dua pelaku curanmor asal Kradenan dan Kedungtuban setelah mengungkap kasus pencurian di Kelurahan Mlangsen. Sepeda motor Honda Beat milik warga dilaporkan hilang dari teras rumah. Penangkapan pelaku curanmor lainnya juga terjadi pada Agustus 2025, di mana seorang pelaku berinisial DPH diamankan Polsek Jepon bersama Unit Resmob Polres Blora setelah mencuri sepeda motor di Desa Seso, Kecamatan Jepon, memanfaatkan kelalaian korban yang meninggalkan kunci menempel.

Selain curanmor, Polres Blora juga aktif memberantas premanisme melalui Operasi Aman Candi 2025 pada Mei, menahan lima pelaku yang terlibat dalam berbagai tindak kriminalitas. Pada triwulan pertama tahun 2025, Polres Blora juga mengungkap puluhan kasus tindak pidana, dengan perjudian disebut sebagai kasus yang mendominasi saat itu, dan total 48 tersangka diamankan.

Di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta secara lebih luas, catatan kriminalitas juga menunjukkan dinamika tersendiri. Di Daerah Istimewa Yogyakarta, kejahatan jalanan atau "klitih" masih marak terjadi sepanjang semester pertama tahun 2025. Jogja Police Watch (JPW) mencatat sejumlah insiden klitih di berbagai lokasi seperti Sleman dan Bantul, yang seringkali melibatkan remaja dan mengakibatkan korban luka serius akibat sabetan senjata tajam. Sementara itu, menjelang akhir tahun, Polda DIY berhasil mengamankan 17 pelaku kejahatan selama Operasi Curas Progo 2025 yang berlangsung dari 3 hingga 6 November 2025. Para tersangka ini terlibat dalam pencurian dengan kekerasan, dengan motif rata-rata untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Di Kabupaten Bantul, angka kriminalitas juga dilaporkan naik sebesar 35,29% selama Operasi Ketupat Progo 2025, dengan pencurian dengan pemberatan (curat) mendominasi, diikuti oleh penggelapan dan penganiayaan. Pihak kepolisian di kedua wilayah terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan diri serta kendaraan.