Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Astra Perkuat Aksi Kemanusiaan, Dedikasi Tak Terputus bagi Warga Terdampak Sumatera

2025-12-31 | 09:08 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-31T02:08:41Z
Ruang Iklan

Astra Perkuat Aksi Kemanusiaan, Dedikasi Tak Terputus bagi Warga Terdampak Sumatera

Grup Astra melalui program Nurani Astra secara konsisten mengalirkan dukungan kemanusiaan bagi puluhan ribu warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga penghujung Desember 2025, memperkuat upaya penanganan bencana di tengah eskalasi frekuensi kejadian alam di wilayah tersebut. Dukungan berkelanjutan ini mencakup penyaluran bantuan logistik, pembentukan posko darurat, pengerahan relawan karyawan, serta pemanfaatan aset operasional grup.

Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro, menjelaskan bahwa hingga akhir Desember 2025, lebih dari 35.500 paket sembako dan perlengkapan darurat telah tersalurkan guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang membutuhkan. "Fokus utama kami adalah memastikan bantuan yang diberikan dapat membantu masyarakat melalui masa sulit ini serta mendukung pemulihan kehidupan saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Djony Bunarto Tjondro. Bantuan ini meliputi pakaian, perlengkapan bayi, bahan pangan seperti beras dan makanan instan, air minum, hingga tandon air dan truk tangki.

Selain penyaluran logistik, Grup Astra telah mengoperasikan 19 posko bencana yang tersebar di wilayah terdampak. Posko-posko ini berfungsi sebagai pusat distribusi bantuan, pusat koordinasi lapangan, serta menyediakan akses komunikasi internet darurat. Beberapa posko juga dimanfaatkan sebagai tempat penampungan sementara bagi penyintas dari desa-desa yang terisolasi. Lebih dari 100 karyawan Grup Astra turut terlibat langsung sebagai relawan, membantu proses evakuasi, pendataan, distribusi logistik, dan pendampingan masyarakat di berbagai titik. Unit bisnis Astra juga berkontribusi spesifik; United Tractors mengerahkan 32 unit alat berat dan transportasi taktis, termasuk helikopter, untuk pembukaan akses jalan, pembersihan material longsor, dan evakuasi. Sementara itu, Astra Honda Motor dan Toyota Astra Motor menyediakan layanan servis gratis bagi kendaraan warga yang rusak akibat bencana serta mendistribusikan bantuan darurat lainnya.

Serangkaian bencana hidrometeorologi, khususnya banjir dan tanah longsor, secara rutin melanda wilayah Sumatera. Provinsi Sumatera Utara saja mencatat 677 kejadian bencana sepanjang tahun 2024, yang berdampak pada 33 kabupaten/kota, dengan kebakaran hutan dan lahan mendominasi sebagai jenis bencana paling banyak. Sumatera Barat juga mengalami banjir dan tanah longsor yang signifikan pada tahun 2024. Frekuensi dan intensitas bencana ini memunculkan pertanyaan kritis mengenai faktor-faktor pemicunya, termasuk dugaan peran alih fungsi lahan oleh korporasi yang diungkap oleh Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, sebagai salah satu penyebab banjir bandang di Sumatera. Kondisi ini menggarisbawahi bahwa peran korporasi dalam penanggulangan bencana tidak hanya sebatas respons darurat, tetapi juga mencakup tanggung jawab pencegahan dan mitigasi dampak lingkungan jangka panjang.

Keterlibatan Astra melalui Nurani Astra merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berkelanjutan, sejalan dengan cita-cita Sejahtera Bersama Bangsa dan dukungan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Indonesia. Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, menegaskan komitmen tersebut. "Astra melalui Nurani Astra berkomitmen untuk terus hadir dan bergerak cepat dalam mendukung penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Kami berharap bantuan ini dapat memperkuat upaya pemulihan bagi masyarakat di wilayah terdampak," kata Boy Kelana Soebroto.

Sinergi antara entitas Grup Astra dan kolaborasi dengan berbagai instansi pemerintah serta lembaga kemanusiaan menjadi krusial dalam memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Astra menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi dan menyesuaikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan, menunjukkan pendekatan responsif dan adaptif terhadap dinamika bencana. Peran dunia usaha dalam penanggulangan bencana di Indonesia telah diakui sebagai pilar penting, melengkapi keterbatasan pemerintah dalam menghadapi skala dan kompleksitas kejadian alam yang kerap terjadi. Namun, diskursus mengenai dampak lingkungan dari aktivitas korporasi dalam konteks bencana alam juga semakin menguat, menuntut pendekatan holistik yang tidak hanya berfokus pada respons pasca-bencana tetapi juga pada praktik bisnis berkelanjutan yang meminimalkan risiko bencana di masa mendatang.