Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Tragedi Bus Situbondo-Bondowoso: Terperosok Jurang, 7 Orang Termasuk Sopir Terluka

2025-11-23 | 13:28 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-23T06:28:56Z
Ruang Iklan

Tragedi Bus Situbondo-Bondowoso: Terperosok Jurang, 7 Orang Termasuk Sopir Terluka

Sebuah bus penumpang terjun bebas ke jurang di jalur Arak-arak, perbatasan Situbondo dan Bondowoso, Jawa Timur, pada Minggu, 23 November 2025. Insiden tunggal ini menyebabkan tujuh orang mengalami luka-luka, termasuk sopir dan kenek bus.

Kecelakaan nahas tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat bus Anggun Krida dengan nomor polisi N 7647 UR yang melaju dari arah Bondowoso menuju Situbondo. Bus tersebut diduga hilang kendali ketika melintas di jalan tikungan dan menurun yang dikenal rawan kecelakaan, lalu terjun ke jurang.

Menurut Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Nanang Hendra Irawan, total tujuh korban luka-luka telah dievakuasi. Evakuasi korban dilakukan melalui koordinasi antara Satlantas Polres Situbondo dan Satlantas Polres Bondowoso. Seluruh korban luka-luka segera dilarikan ke Puskesmas Wringin, Bondowoso, untuk mendapatkan penanganan medis. Kasatlantas Polres Bondowoso, AKP Achmat Rochan, mengonfirmasi bahwa meskipun lokasi kejadian berada di wilayah Situbondo, pihaknya tetap turut serta dalam pertolongan dan evakuasi.

Informasi awal menyebutkan sopir bus mengalami patah tulang dan direncanakan dirujuk ke rumah sakit. Sementara itu, lima penumpang lainnya dilaporkan hanya mengalami luka ringan. Terdapat juga laporan bahwa tiga korban mengalami luka parah, seperti patah kaki dan gegar otak ringan, dan akan dirujuk ke RSUD dr. Koesnadi Bondowoso. Bus tersebut diketahui membawa 14 orang, terdiri dari penumpang, sopir, dan kondektur.

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Anggota Satlantas Polres Situbondo dan Bondowoso sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan faktor pemicu bus terjun ke jurang, termasuk mencari tahu apakah ada bekas pengereman. Kapolres Situbondo, AKBP Rezi Darmawan, juga telah membenarkan kejadian ini yang berada di wilayah hukumnya.