:strip_icc()/kly-media-production/medias/5441271/original/025744300_1765466414-IMG_6101_Jangan_Panik_Stok_Pangan_Stabil_Mendag_Budi_Jamin_Harga_Aman_Jelang_Libur_2025.jpeg)
Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso, melakukan kunjungan kerja langsung ke Pasar Flamboyan dan ritel modern Mitra Anda di Pontianak pada Kamis, 11 Desember 2025. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok kebutuhan pokok menjelang libur akhir tahun, termasuk perayaan Natal dan Tahun Baru.
Dalam sidak tersebut, Mendag Budi Santoso didampingi oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. Berbagai komoditas utama seperti beras, bawang merah, bawang putih, cabai, telur ayam ras, daging sapi, dan minyak goreng diperiksa secara langsung. Secara umum, Budi Santoso menyatakan bahwa harga-harga kebutuhan pokok di Pasar Flamboyan dan Mitra Anda relatif stabil dan stoknya mencukupi. Beberapa harga bahkan berada di bawah harga acuan pemerintah.
Untuk beras SPHP, Mendag memastikan harganya normal. Bawang merah terpantau dijual antara Rp20.000 hingga Rp38.000 per kilogram, angka ini masih di bawah harga acuan pemerintah sebesar Rp41.500. Sementara itu, harga bawang putih juga menunjukkan stabilitas di angka Rp28.000 per kilogram, lebih rendah dari harga acuan Rp40.000.
Kendati demikian, Mendag mengakui adanya sedikit kenaikan pada komoditas cabai. Kenaikan ini disebabkan oleh kondisi cuaca yang belakangan menghambat proses panen, meskipun produksi secara keseluruhan dinilai mencukupi. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Asosiasi Cabai Indonesia dan para produsen untuk memastikan pasokan tetap terjaga hingga pergantian tahun.
Lebih lanjut, Budi Santoso mengapresiasi kondisi pasar yang ramai dan ramah. Ia juga menyoroti adanya 284 produk UMKM lokal yang telah berhasil masuk ke jaringan ritel di Pontianak. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menjaga ketersediaan pangan dan mengendalikan harga guna menjaga inflasi tetap stabil. Pemerintah terus memantau pergerakan harga melalui sistem SP2KP agar setiap perubahan dapat terdeteksi dengan cepat. Kunjungan ini juga mencakup peninjauan operasi pasar murah di Kubu Raya pada hari yang sama, untuk memastikan distribusi pangan aman menjelang Nataru.